Demi Waktu

Lagi, judulnya, judul lagu. Tapi sekarang lagunya Ungu. Tapi bukan lagu ini yang akan dibahas di sini πŸ™‚

Mari kita bahas tentang sesuatu yang bernama waktu. Time is system used to place one event in relation to another (such as past vs. present, yesterday vs. today); period, era; hour; rate. Itu salah satu definisi waktu.

Apa saja sifat dari Sang Waktu?

  • Tidak dapat kembali
  • Cepat berlalu
  • Momen yang berlalu belum tentu berulang

Ada sejumlah indikasi pengaturan waktu yang buruk

  • Sebagian besar jadwal waktunya ditentukan orang lain
  • Sering menghadiri acara yang kurang penting
  • Suka menunda pekerjaan
  • Suka melakukan pekerjaan dalam kondisi mendesak
  • Terlalu banyak menghabiskan waktu untuk santai dan bersenang-senang
  • Sering merasa terlalu sibuk dan kekurangan waktu
  • Banyak masalah yang tertunda penyelesaiannya
  • Produktivitas kerja berkurang atau tidak efektif
  • Sering melakukan pekerjaan secara tidak efisien
  • Sering menunda dan bingung dalam mengambil keputusan

Menurutku, anak IF pasti memiliki indikasi di atas, paling tidak salah satunya.

Jadi?

Menyia-nyiakan waktu hanyalah akan membawa kita pada kerugian. Aku tau, aku bukan orang yang baik dalam hal manajemen waktu. Tapi sampai kapankah kita akan membiarkan waktu itu berlalu sia-sia? Ingat Q.S. Al-‘Ashr.

Kiat mengelola waktu:

  • Tentukan misi hidup
  • Tentukan peran hidup
  • Tentukan visi masing-masing peran dan indikator keberhasilannya
  • Buat rencana pekanan
  • Buat rencana harian
Advertisements

8 thoughts on “Demi Waktu

  1. Tapi prakteknya susah loh untuk mengelola waktu sha. Perlu disiplin untuk menepati janji pada diri sendiri πŸ˜€

    Oh iya tambahan

    Menurutku, anak IF pasti memiliki indikasi di atas, paling tidak salah satunya.

    Bukan anak IF aja sha, semua orang πŸ˜€

  2. @Brahmasta : Iya, emang sangat susah banget pisan sekali… Kalau kita ga mau berusaha, ya ga akan ada perubahan. Perubahan ke arah yang lebih baik, walaupun sangat sangat kecil, itu begitu berarti…

  3. Berusaha mengelola waktu, kadang justru membuat kita sering terjebak di dalamnya. Waktu menjadi sedemikian penting, akibatnya kita menjadi budak waktu. Sama seperti jika kita menganggap uang itu sedemikian penting, kita juga menjadi budak uang deh.

  4. ya…. waktu katanya seh seperti pedang,,, jangan samapai salah megang waktu itu, bisa2 kita yang terluka,…
    ayu ga bisa ngasih saran apa2, supaya kita bisa me-manage waktu itu. walaupu keseharian ayu selalu berhubungan ma manajemen… kita bisa me-manage orang lain, me-manage uang, tapi ayu aling ga bisa me mange waktu
    Intinya adalah LILLAHI TA’ALA…
    jadi walaupun waktu itu kini berlalu ninggali kita, setidaknya kita dah gelakuin apa yang sempat kita lakuin dengan niat tulus karena ALLAH.. itu akn lebih berarti…atau mugkin SANGAT BERARTI

  5. Menurutku sih, waktu tidak selamanya terasa bergerak cepat…

    Gini deh… Anggep 1 jam lagi kita akan melakukan hal yang menyenangkan selama 1 jam… Nah, waktu 1 jam itu pasti akan terasa sangat lama (apalagi kalo lagi kuliah πŸ˜€ ), dan waktu 1 jam yang menyenangkan itu pasti terasa sangat cepat…

  6. @reiSHA: minta penjelasan “Sebagian besar jadwal waktunya ditentukan orang lain”
    biasanya yg Sanguinis??
    @syahdana : pernyataan yg menarik dan kena, tapi blm ngerti :D, jd gmn dong biar ga diperbudak waktu?

  7. salam kenal πŸ™‚
    oh iya, cuma mo komen dikit aja hehe

    setiap kegiatan, memiliki nilai prioritas sendiri-sendiri…
    jadi “setiap kegiatan yang ada di depan kita”, tidak harus kita selesaikan saat itu juga.

    ketika suatu kegiatan meminta kita untuk menyelesaikannya,
    ada 4 hal yang dapat dijadikan ukuran, kapan kegiatan itu mesti dilakukan,
    yaitu apakah kegiatan itu :

    1. penting dan urgent
    (tidak bisa ditunda, jika ditunda akibatnya kemungkinan fatal/signifikan mempengaruhi hidup kita)
    misalnya : pas mendekati jam makan siang, kita lagi rapat rekreasi perusahaan, bos telp ke kita, dan minta kita mengirim laporan penjualan 3 bulan terakhir, ke blackberry-nya, untuk dipresentasikan pada rapat direksi yg saat ini sedang diberlangsung.

    2. tidak penting, tapi urgent
    (tidak bisa ditunda, namun akibat dari kegiatan ini tidak begitu signifikan mempengaruhi kehidupan kita)
    misalnya : pas mendekati jam makan siang, kita lagi rapat rekreasi perusahaan, bos telp ke kita, dan minta bantuan kita membelikan beliau makan siang di restoran sebelah, sekarang.

    3. penting namun tidak urgent
    (dapat ditunda, dengan sedikit toleransi waktu)
    misalnya : pas mendekati jam makan siang, kita lagi rapat rekreasi perusahaan, bos minta kita mewakili beliau untuk hadir di acara rapat direksi minggu depan, wah harus persiapan kan.. tapi membuat persiapannya kan nggak langsung saat itu juga trus kita langsung keluar dari ruang rapat untuk membuat persiapan itu kan? hehe

    4. tidak penting dan tidak urgent
    (bisa ditunda, dan akibat dari kegiatan ini tidak begitu signifikan mempengaruhi kehidupan kita)
    misalnya : pas mendekati jam makan siang, kita lagi rapat rekreasi perusahaan, ada telp dari teman, minta ditelpon, karena dia pingin dengerin bunyi dering hp terbarunya πŸ˜€

    maaf, kalo contoh yg diberikan kurang pas.hehehe
    wassalamu’alaykum πŸ˜€

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s