Carving Life with Letters

…menyampaikan pemikiran dan isi hati saat lidah tak mampu berkomunikasi…

Apa Guna Buku AI?

Mahasiswa IF-ITB pastinya dan harusnya kenal sama buku yang satu ini. Sebuah buku tebal berbahasa Inggris berjudul Artificial Intelligence A Modern Approach (selanjutnya disebut AI). Ga usah sebutin penulis bukunya ya. Masa ngomongin orang di bulan puasa. Hoho…

Di semester ini, buku AI menjadi begitu populer di hari Selasa dan Rabu. Ini disebabkan jadwal kuliah IF3131 Inteligensia Buatan ada di dua hari tersebut dan hampir semua mahasiswa yang mengambil kuliah itu menenteng buku AI. Walaupun jumlah peserta kuliahnya tidak sebanyak kuliah lain (disebabkan sebagian IF’05 sudah mengambil kuliah IF3131 di semester pendek), tetap saja buku ini populer. Tampaknya ketebalannya juga menjadi alasan kepopulerannya. Harusnya buku aslinya tidak setebal itu. Namun karena hal yang agak sensitif yakni harga, tampaknya buku asli jadi kurang diminati, huehe…

Nah, mari kita bahas apa guna buku AI.

  1. Mahasiswa yang baik menggunakan buku AI sebagai sumber untuk mempelajari AI. Dari buku itu, ia bisa memperoleh berbagai pengetahuan untuk mendalami ilmu tentang AI.
  2. Semua orang pasti punya bantal di rumahnya. Nah, untuk menambah koleksi bantal, kita bisa memakai buku AI. Cukup nyaman kok. Lumayan untuk bantal tidur-tiduran di lantai. Saat memperoleh pinjaman buku itu (selagi bisa dipinjam, ga harus beli toh…), aku langsung mencobanya, hehe… Tapi sebaiknya hindari penggunaan buku AI untuk tiduran di kelas. Ga baik. Kuliah yang bener…🙂
  3. Buku AI bisa dijadikan alat untuk menjaga diri dari marabahaya. Buku AI bisa dijadikan senjata untuk melawan penjahat. Caranya, lempar buku AI ke arah kepala penjahat itu dengan sekuat tenaga. Terserah mau pakai gaya dalam tolak peluru atau lempar lembing atau gaya apapun. Tapi harus hati-hati juga, sekali buku itu jatuh dan menimpa kaki, rasa sakit yang tak terkira akan menggerogoti tubuh.
  4. Lampu di loteng kamar harus diganti? Sementara loteng itu cukup tinggi sehingga dengan kursi pun tangan tidak bisa menjangkau loteng? Nah, buku AI bisa digunakan. Taruh buku AI di atas kursi. Tentunya tempat pijakan lebih tinggi. Jika loteng masih belum terjangkau juga, pinjamlah buku AI teman. Tumpukan beberapa buku AI pastinya cukup tinggi.
  5. Mau memperkuat otot tangan sementara ga punya barbel? Nah, manfaatkanlah buku AI. Beratnya lumayan kok. Hanya saja buku asli tampaknya kurang berat.

Aku baru bisa mengidentifikasi lima poin di atas. Ada yang bisa menambahkan?

34 responses to “Apa Guna Buku AI?

  1. yuandra Saturday, 15 September, 2007 at 12:28

    hahahaha😀

    suatu analisis yang mendalam dari fungsi dan kegunaan buku ai tampaknya…🙂

  2. [PaW] Saturday, 15 September, 2007 at 12:54

    gw pernah menggunakan buku AI buat poin kedua!

    gw tidur berbantalkan buku AI di himpunan untuk seperempat jam. Bangun2… Pala pusing,, bukunya keras,, masi enakan bantal beneran :p

    hehehe…

  3. rani! Sunday, 16 September, 2007 at 14:30

    begaya dong sha.
    membawa buku tebal bisa membuat orang terkagum-kagum.

    hehehehehehe…

  4. Muhammad Ismail Faruqi Monday, 17 September, 2007 at 10:31

    Buat nimpuk anjing?😀

  5. anggriawan Monday, 17 September, 2007 at 10:58

    stuju ma rani..
    biar gaya!!😛

  6. pebbie Monday, 17 September, 2007 at 10:59

    jawaban penggosip:
    buku yang tebel itu bagusnya buat di perpustakaan. bukan bwt handbook masing-masing orang. soalnya cepet banget update (revisi) sama topik baru. mending klo mau beli buku, yang lain saja (yang lebih spesifik dari AI dan lebih tipis). yang ‘itu’ pinjem di perpus aja. toh kalo ujian juga kurang efisien (terlalu banyak isi tapi yang muncul di ujian paling cuma sedikit)..

    lagipula, algoritma yang disajikan kurang praktis. terlalu ngawang-ngawang ga jelas. cuma menjual mimpi saja tu isinya (makanya cocoknya di perpus aja).

    jawaban serius:
    buat alas mouse…

  7. Brahmasta Monday, 17 September, 2007 at 12:04

    Jangan dirusak bukunya.. Tidak baik..🙂

  8. reiSHA Monday, 17 September, 2007 at 16:51

    @yuandra: Anak RPL harus sering2 menganalisis🙂

    @rani! n anggriawan: Ide bagus. Selain gaya, orang-orang akan selalu menyangka kalau kita adalah mahasiswa yang rajin belajar🙂

    @Muhammad Ismail Faruqi: Boleh juga. Senjata ampuh saat dikejar anjing ketimbang harus manjat pohon.

    @pebbie: Hoho… Jawaban penggosip boleh juga. N jawaban seriusnya, aku baru nyadar kalau buku ‘itu’ juga bisa untuk alas mouse🙂

    @Brahmasta: Hoho… Dah ngenet lagi aja setelah beberapa waktu harus mendekam di RS… Kalau buat bantal, buat dijadiin barbel, buat begaya, sama buat alas mouse mah bukunya ga akan rusak🙂

    Hayo… Hayo… Ada ide lain lagi?

  9. Anis :) Tuesday, 18 September, 2007 at 14:52

    Buat meja laptop…
    Buat belajar sastra…
    Buat belajar bahasa Inggris…

  10. Ibun Tuesday, 18 September, 2007 at 15:31

    — Kalo lagi laper, bisa dimakan.. Kalo satu hari satu kertas, lumayan lah sampe 500 hari ke depan, kita punya cemilan baru.

    — Kalo lagi haus, bisa diminum. Kertas-kertas yang banyaknya ga ketulungan itu, bisa dimasukin ke blender, trus dibikin jus.

    — Bisa ngobatin benjol. Kalo ada benjol di kepala, taro aja bukunya di atas kepala, semoga aja benjolnya masuk lagi ke dalem gara2 bukunya berat.

    — Bisa buat bikin mie. Kalo misalnya kita ga punya kompor, kita bisa buat mie pake air panas ke dalam mangkok. Trus, bukunya dipake buat nutup mangkoknya biar asepnya ga keluar.

    — Latihan menggendong bayi bagi cewek-cewek yang udah ga sabar punya momongan.

  11. ray rizaldy Wednesday, 19 September, 2007 at 09:15

    salah bun, buku itu isinya hampir 1000 halaman berarti bsia buat sampe 1000 hari ke depan.

    paling sering sih di pake buat nutup mangkok pas lagi masak mie…

  12. reiSHA Wednesday, 19 September, 2007 at 09:27

    @Ibun: Wess… Bun… Ternyata analisismu lebih mendalam lagi… Salute…

    @ray rizaldy: Ray, kan bukunya 1000 halaman, n 1 lembar itu 2 halaman. Kalau berdasarkan analisis Ibun, yang diambil kan tiap lembarannya. Masa iya mau makan halamannya? Bisa gitu? Hehe…

  13. zamak Wednesday, 19 September, 2007 at 09:32

    dibaca dong.. (hoek..)
    hahaha, ga ada ide..

    @ray rizaldy
    bener si ibun, kan 1000 halaman, berarti 500 lembar=500 hari, mana bisa makan per halaman???
    hehehehe..

  14. ray rizaldy Wednesday, 19 September, 2007 at 09:52

    hahaha, gw yang salah itung yakk
    maaf kegoblokan daku ini

  15. harimaubelang Wednesday, 19 September, 2007 at 10:54

    buat menghitung tinggi gedung :
    bandingkan panjang bayangan gedung dan panjang bayangan buku AI
    perbandingan panjang bayangan = perbandingan tinggi gedung

    buat membuktikan teori Galileo:
    terjunkan dari menara pisa bareng buku tulis tipis.

    buat jangkar perahu :
    tinggal pembatas halamannya diperpanjang, terjunkan dari perahu, jadilah jangkar

    buat mengukur kelembaban udara :
    tukar saja barometer dengan sebuah buku AI cantik

    buat face-recognition :
    timpuk orang dari belakang (pake buku AI) ntar orangnya ngebalik sambil marah
    nah keliatan kan wajahnya terus liat deh kenal apa kaga (face recognition).

    buat menyelamatkan dunia :
    jika ada monster godzilla menyerang, berikan buku AI pada Ultraman terdekat
    Ultraman akan terlihat lebih gagah dengan buku AI

    buat membantu menyusun kebijakan negara :
    tebal minimum dokumen kebijakan negara harus se buku-AI

    buat mendapatkan Mariana Renata :
    halaman2 buku AI dirobek, ditipeks, kemudian ditulisi surat cinta
    kirim ke mariana renata. Bisa 1000 surat cinta tuh…

    buat menghentikan saya mencari kegunaan buku AI :
    timpuk, pingsan, berhenti

  16. reiSHA Wednesday, 19 September, 2007 at 11:06

    @harimaubelang: Weleh… Lebih dalem lagi analisis-nya Oon… Salute47x… Pastes Pak Imam kalau menanyakan apa ada yang bisa menambahkan jawaban, bertanyanya selalu pada Indra, hohoho…

  17. alsa Wednesday, 19 September, 2007 at 19:23

    hahaha,,

    kayaknya udah mak nyus banget deh analisisnya..

    tapi kalo gw buku ai itu, bisa memanipulasi berat badan ku yang ‘wow’ ini..

    hehe,,

  18. Ella Wednesday, 19 September, 2007 at 21:27

    setuju sama yang bilang buat gaya!😛 Maksudku, buat gaya sebagai anak ITB… kalo naik angkot trus ngeliat cewe bawa buku segede buku AI, 90% kemungkinan cewe itu kuliah di ITB😀

  19. reiSHA Thursday, 20 September, 2007 at 08:45

    @alsa: Sa, emang boleh ya nimbang berat badan pake nenteng2 buku AI?

    @Ella: La, kamu harus selalu bawa buku AI ya kalo kuliah AI. Secara kamu itu makhluk GaIB, hahaha…

  20. Riza Thursday, 20 September, 2007 at 09:34

    OOT: Ella bukan makhluk gaib, tapi dukun gaib.

  21. Petra Novandi Thursday, 20 September, 2007 at 12:12

    Wew,
    semesti apa emang punya buku AI di IF3131?
    saya tuh kemaren gak beli -_-” mahal soalnya…. 112USD
    MATLAB apalagi……

    miskin saya….

  22. reiSHA Thursday, 20 September, 2007 at 12:44

    @Riza: Hoho… Iya deh… Makhluk itu yang TA kan ya…

    @Petra Novandi: Semesti apa? Semestinya, haha… Soalnya bapak dosen nyuruh kita untuk selalu bawa bukunya. Trus nyuruh baca sekian bab. Sampai sekarang dah 10 bab aja, padahal kita kuliah baru berapa minggu siy? Aku juga ga beli bukunya kok Pet. Mahal ya. Bajakannya aja juga mahal kayanya, hehe… Makanya, mending pinjem aja… MATLAB? Hmm… Untuk tugas, bapak dosen nyuruh pake software yang OpenSource aja…

  23. Petra Novandi Thursday, 20 September, 2007 at 15:04

    @sha :
    well, untung saya bisa lolos (bukan lulus karena lulus tidak sekedar lolos) IF3111 tanpa harus membeli atau membajak buku AI itu.
    Dan gak mesti beli MATLAB, karena pake GNU Octave meski packagenya gak selengkap MATLAB😛
    Untung lolos ^_^
    Hidup legalitas!

  24. Habib Thursday, 20 September, 2007 at 15:09

    Buat alas tempat duduk biar jadi lebih tinggi…😛

  25. Rizli Friday, 21 September, 2007 at 22:10

    Bener kuliah traumatis buat gw… Gak akan mau lagi dehhh…

  26. Brahmasta Saturday, 22 September, 2007 at 13:33

    Nambahin deh guna buku AI, dan buku-buku tebal lainnya. Buat meja! Saya pernah memakai trik ini tahun lalu. Bisa dilihat pada link di bawah:
    http://brahmasta.net/2006/09/23/buku-untuk-meja/

  27. Ella Wednesday, 26 September, 2007 at 15:55

    Hehe… yak.. betul… saya dukun Gaib:mrgreen: Btw, kegunaannya nambah 1 nih, Senin kmaren baru gw praktekin: pelindung kepala saat hari hujan😀

  28. fanny Monday, 1 October, 2007 at 23:18

    disini jg pake🙂.

    bagus kok bukunya. applicable banget. apalagi buat final year project..

  29. nanung Tuesday, 2 October, 2007 at 11:12

    btw yang ngajar ai sapo namanyo ?

  30. reiSHA Tuesday, 2 October, 2007 at 11:38

    @fanny: Hoho… Jawaban yang sangat47x berbeda dengan jawaban-jawaban lainnya.

    @nanung: Sebelum UTS Pak Windy, abis UTS Bu Ulfa…

  31. Monang Setyawan Tuesday, 2 October, 2007 at 17:09

    Buku itu dulu sangat berjasa karena membantu saya melatih kesigapan, secara tiap masuk kamar kos selalu lompat sana sini jinjit sana jingkrak sini, karena banyaknya benda-benda sejenis yang bertebaran di lantai.

  32. fanny Friday, 5 October, 2007 at 23:58

    @Reisha :
    Abis gimana yah..dosen nya orang Prancis, ngomongnya cepet banget. kepinteran sih. mau ngandelin lecture note percuma. soalnya singkat padat jelas. ga gitu ngerti malahan.

    mau ga mau ya buka bukunya…*mabok jg kok..algo nya banyaaakkkk…*

  33. Pingback: I Remember… The 5th Semester… « reiSHA hUMaira di siNi …

  34. INDRA WICAK SONO Sunday, 27 March, 2011 at 14:21

    jah q bingung mau komen apa?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: