Carving Life with Letters

…menyampaikan pemikiran dan isi hati saat lidah tak mampu berkomunikasi…

EYD dan TTKI

Tentunya semua orang tahu apa itu EYD. Kalau TTKI, mahasiswa ITB pastinya tahu. Salah satu mata kuliah TPB, Tata Tulis Karya Ilmiah. Dua hal yang sangat berhubungan tentunya.

Ceritanya semester ini aku jadi asisten mata kuliah Sistem Informasi, yang tugasnya akan didominasi dengan pembuatan dokumen-dokumen, mulai dari dokumen kelayakan perusahaan, Term of Reference, analisis, perancangan, hingga implementasi. Jadi aku sudah lumayan sering berhadapan dengan tata penulisan para peserta kuliah ini. Pagi ini aku memeriksa dokumen kelayakan perusahaan yang sudah direvisi, menemukan sejumlah kesalahan penulisan, lalu terinspirasi untuk membuat tulisan ini.

Mungkin aku bisa dibilang perfeksionis soal tata tulis di dokumen yang tergolong tulisan resmi. Entah kenapa, gregetan saja rasanya melihat tata tulis yang salah🙂 Tapi aku rasa itu tidak salah. Kita harus bisa membuat dokumen resmi dengan baik dan benar kan? Apa gunanya kita dari SD hingga SMA, juga sewaktu kuliah belajar bahasa Indonesia?🙂

Jadinya untuk asistensi SI ini, aku bingung sendiri. Kalau terlalu strict soal tata tulis, kesannya agak-agak gimana gitu. Makanya aku berpesan saja kepada yang aku asisteni, agar belajar membuat dokumen dengan baik, gunakan EYD serta bahasa Indonesia yang baik dan benar, karena dari tugas SI itu kita bisa belajar bagaimana membuat dokumen yang baik. Modal buat TA lho🙂

Ini beberapa contoh kesalahan penulisan yang aku temukan.

  1. Penggunaan huruf kapital
    Coba lihat contoh penulisan yang aku temukan.

    Sarana yang digunakan seperti bendera, Spanduk, Banner, dll.

    Harusnya kata ‘spanduk’ dan ‘banner’ tidak diawali huruf kapital.

  2. Penggunaan huruf miring
    Kami akan membuat sebuah software.

    Menurut pedoman umum EYD, huruf miring dipakai untuk menuliskan kata nama ilmiah atau ungkapan asing kecuali yang telah disesuaikan ejaannya. Jadi harusnya kalimat di atas ditulis,

    Kami akan membuat sebuah software.
  3. Bentuk ulang
    Bentuk ulang ditulis secara lengkap dengan menggunakan tanda hubung. Dan tanda hubung sendiri langsung menghubungkan kedua kata, tidak ada spasi antara keduanya. Jadi,

    Buku-buku yang ada cukup banyak.

    bukan

    Buku – buku yang ada cukup banyak.
  4. Kata depan di
    Penulisan di sebagai kata depan berbeda dengan penulisan di yang merupakan imbuhan. Jadi,

    Peralatan itu akan dijual di pasar.

    bukan

    Peralatan itu akan di jual dipasar.
  5. Singkatan
    Singkatan untuk mata uang tidak diikuti dengan tanda titik. Jadi,

    Harga kain itu Rp20.000,00 per meter.

    bukan

    Harga kain itu Rp.20.000,00 per meter.
  6. Lambang bilangan
    Lambang bilangan yang dapat dinyatakan dengan satu atau dua kata ditulis dengan huruf, kecuali jika beberapa lambang bilangan dipakai secara berurutan, seperti dalam perincian dan pemaparan. Contohnya,

    Transaksi terjadi sampai lima kali dalam seminggu.
    Ayah memesan tiga ratus ekor ayam.
    Di antara 72 anggota yang hadir, 52 orang setuju, 15 orang tidak setuju, dan 5 orang tidak memberikan suara.

    Lambang bilangan pada awal kalimat ditulis dengan huruf. Jika perlu, susunan kalimat diubah sehingga bilangan yang tidak dapat dinyatakan dengan satu atau dua kata tidak terdapat pada awal kalimat. Jadi,

    Lima belas orang tewas dalam kecelakaan itu.
    Pak Darmo mengundang 250 orang tamu.

    bukan

    15 orang tewas dalam kecelakaan itu.
    Dua ratus lima puluh orang tamu diundang Pak Darmo.
  7. Tanda koma (,)
    Tanda koma dipakai di antara unsur-unsur dalam suatu perincian atau pembilangan. Contohnya,

    Saya membeli kertas, pena, dan tinta.

    Biasanya kesalahannya pada unsur perincian sebelum kata ‘dan’. Seringkali penulisannya seperti ini.

    Saya membeli kertas, pena dan tinta.

    Tapi jika unsur yang dirinci hanya dua, tidak perlu ada tanda koma sebelum kata ‘dan’. Jadi,

    Saya membeli kertas dan pena.
  8. Tanda hubung (-)
    Kesalahan yang cukup umum adalah pada penulisan unsur bahasa Indonesia yang dirangkai dengan bahasa asing. Contohnya,

    Data yang ada harus selalu diupdate.

    Harusnya penulisannya seperti ini.

    Data yang ada harus selalu di-update.

Sebenarnya aturan di EYD lebih banyak lagi. Tapi tentunya tidak mungkin aku posting semua di sini. Segitu dulu saja buat kali ini. Semoga bermanfaat. Heu, hidup EYD! (lho?)

24 responses to “EYD dan TTKI

  1. bobby Friday, 19 September, 2008 at 11:37

    yey nomor SATU!

  2. ray rizaldy Friday, 19 September, 2008 at 23:15

    hihihi, makasih sha referensi penting buat bikin laporan KP.

  3. dwinanto Saturday, 20 September, 2008 at 15:09

    Hmm,.
    Lagi bikin laporan KP ya,.😀
    Atau persiapan proposal TA,.😛

  4. Sutan Rajo di Langik Saturday, 20 September, 2008 at 15:51

    ya ampun……

  5. Rizky Ramona Sunday, 21 September, 2008 at 14:27

    serem…. pasti ttkinya dapat A ya Bu’??? hehehheheehhe….

  6. Catra Monday, 22 September, 2008 at 02:43

    hmm, lagi benostalgia sama TTKI ya.

    saya juga ikut2an deh “IBU ANI PERGI KE PASAR”
    coba dikoreksi, asisten.

  7. antown Monday, 22 September, 2008 at 04:55

    mungkin mbak punya bakat jadi editor bahasa di redaksi saya? ehm….

  8. yakhanu Monday, 22 September, 2008 at 10:57

    pencerahan yang mantap….
    dulu saya pelajaran bahasa indonesia dapet 5
    hehehe🙂

  9. lexdoank Tuesday, 23 September, 2008 at 13:14

    hehe, nambah elemu juga yah, nice information.
    wah payah dlm berkomentarpun salah EYD………hehe

  10. akokow Tuesday, 23 September, 2008 at 13:28

    Lupa2 inget sih..

  11. iapky Thursday, 25 September, 2008 at 13:41

    hem… posting penting bagi kami. smoga proposal yg kita buat jadi lebih benar tata bahasanya… thanks !

  12. Ella Friday, 26 September, 2008 at 15:33

    Waw, Reisha emang paing mantapz dalam perdokumenan, hehehe. Yah emang sih, untuk beberapa hal, penulisan yang salah bisa sangat mengganggu, tapi ya kalo macem nomer 3, ya ga terlalu keliatan juga. Kasih tau aja smua Sha, kali aja mereka nulis gitu karena ga tau yang benernya gimana😉

  13. petra Saturday, 27 September, 2008 at 14:44

    Rp itu kalo gak salah disambung dengan angkanya

  14. Adrian Saturday, 27 September, 2008 at 21:33

    Sy baru tau skrg ttg nomer 6 & 8. Thanks ya..

  15. irfanhanif Sunday, 28 September, 2008 at 00:07

    Mantap ten,, (asisten mxdnya)

    bakal kepake nih bwt bikin dokumen SI.

  16. Dian Propa Sunday, 28 September, 2008 at 17:54

    Selamat Hari Raya Idul Fitri 1419 H, Mohon Maaf Lahir dan Bathin..

  17. yakhanu Thursday, 9 October, 2008 at 11:31

    mohon maaf lair batin yach

  18. Bagindo Friday, 10 October, 2008 at 12:12

    tulisan ini me-refresh ingatan saya…
    thx..

  19. atrix Monday, 13 October, 2008 at 20:15

    wah, banyak tulisan q yg mesti di ralat nih .. hehe

  20. ghifar Tuesday, 14 October, 2008 at 11:59

    wew, beginilah kalo si ‘ratu dokumen’ berbicara, haahah 🙂

    untunglah aq dulu ga kebagian asisten seperti dirimu😛

  21. adiwena Monday, 24 November, 2008 at 20:04

    Ha ha ha, jadi pengen baca karyanya anak informatika😀 Eh, IF itu… informatika kan? bukan Ilmu Felet… halh halah

  22. Nilna Wednesday, 10 December, 2008 at 10:36

    Hi…, salam kenal.

    Saya juga agak “ketat” soal EYD.
    Jika menulis untuk makalah, (terutama tugas kelompok), byk mahasiswa yang masih asal-asalan soal EYD terutama penulisan di sebagai kata depan dan di sebagai kata sambung. Padahal dari segala kerumitan EYD, penulisan ‘di’ adalah yang paling mudah diingat dan paling sering diabaikan.

  23. rsatrioadi Tuesday, 28 July, 2009 at 16:18

    Tentang Rp itu tidak pakai titik karena Rp bukan singkatan, melainkan simbol mata uang. Sama saja dengan $, ¥, atau ₤. Terkait dengan itu juga maka benar kata Petra, tidak perlu spasi, misal Rp500,00.

  24. reiSHA Tuesday, 28 July, 2009 at 16:44

    Hohoho… Iya… Segera diperbaiki.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: