Carving Life with Letters

…menyampaikan pemikiran dan isi hati saat lidah tak mampu berkomunikasi…

Seleksi Dokumen Beasiswa Monbukagakusho 2010

Tulisan sebelumnya… (prev: tentang beasiswa)

Kali ini saya akan menceritakan pengalaman saya hingga akhirnya saya mendapatkan beasiswa MEXT (Monbukagakusho/Monkasho/Monbusho) program Research Student. Cerita pengalaman saya ini akan saya pisah ke dalam beberapa tulisan😀

Tahap paling awal untuk mendapatkan beasiswa apapun tentunya melakukan pendaftaran. Pada tahap ini kita harus menyiapkan segala dokumen yang diperlukan. Telitilah dalam menyiapkannya, jangan sampai ada yang terlewat (berapa jumlah asli, berapa jumlah fotokopi). Kedubes tidak akan menerima dokumen yang tidak lengkap.

Dokumen apa saja yang diperlukan? Ini dia, saya tuliskan berurutan sesuai application procedure. Oh iya, sebelumnya, ada 4 form yang disediakan oleh Kedubes, yaitu Application Form, Field of Study and Study Program, Recommendation Form, dan Certificate of Health. 4 form tersebut bisa di-download atau diambil langsung di Kedubes. (skip saja 1-10 kalau tulisan saya kepanjangan :p)

1.  Application Form

Form ini isinya data pribadi dan riwayat hidup. Ada banyak data yang harus diisi dengan benar. Jadi, sekali lagi, telitilah. Jangan sampai membuat kesalahan.

2. Field of Study and Study Program

Form ini berisi penjelasan mengenai area studi kita serta rencana dan topik riset nantinya di Jepang. Jika Anda Googling form ini harus diisi seperti apa, jawabannya akan macam-macam. Ada yang cuma memberikan gambaran singkat dalam form yang ada, ada juga yang melampirkan semacam proposal riset. Kalau versi saya, bagian detail riset saya saya kelompokkan ke dalam beberapa subbab, di antaranya tujuan, objektif, outline, dan metodologi. Ya standar seperti proposal ilmiah lah, tapi dibuat lebih simpel.

Saya sendiri termasuk beruntung soal topik riset ini. Topik riset saya buat sendiri hanya dalam semalam, tidak sempat direvisi oleh dosen saya di ITB, apalagi sama profesor di Jepang. Hihi. Berhari-hari saya sibuk memikirkan topik apa yang akan saya ajukan dan mencari bahan-bahan, belum memutuskan apa topiknya. Yang namanya anak IF ITB sudah identik dengan deadliner, saat waktu sudah mepet barulah si otak ini encer. Hehehe… Waktu itu saya nekat saja, yang penting berkas-berkasnya lengkap😀

Tapi saya sarankan, jangan tiru saya. Hehehe.Lebih baik proposal riset ini disiapkan dari jauh-jauh hari. Jika Anda memang berniat mencari beasiswa S2 atau S3 ke luar negeri, sebagian besar beasiswa, setau saya, mensyaratkan topik riset. Lebih baik lagi jika Anda bisa konsultasi dengan dosen di kampus sehingga proposal Anda bisa direvisi. Dan lebih baik lagi jika Anda sudah berkorespondensi dengan profesor di universitas yang ingin Anda tuju dan mengonsultasikan topik riset Anda kepada beliau.

Mengenai topik riset sendiri, buatlah topik riset yang menarik dan berbobot. Katanya topik riset ini cukup mempengaruhi aplikasi kita diterima atau tidak. Topik ini bisa dicari sendiri, ataupun mencari topik riset yang ada pada lab-lab di universitas di Jepang.

3. Photograph

Pas foto. Standarlah. Tertulisnya sih dimintanya 4,5 x 3,5 cm. Jarang sih ukuran seperti ini di Indonesia. Waktu itu saya masukkan saja ukuran 4×6. Buat yang berjilbab seperti saya, tidak usah kuatir memasukkan foto yang berjilbab. Di persyaratan memang tertulis uncapped photograph, tapi cap yang dimaksud di sana adalah topi dan sejenisnya. Jilbab tidak tergolong cap. Jangan sampai melepas jilbab hanya karena beasiswa🙂

4. Academic Transcript

Transkrip yang diminta adalah yang dalam bahasa Inggris. Jika Anda belum lulus, mintalah transkrip terbaru.

5. Recommendation from University

Ini isinya rekomendasi dari dosen Anda di kampus. Gunakan form yang disediakan oleh Kedubes dan mintalah dosen untuk mengisinya dengan bahasa Inggris.

6. Recommendation from Employer

Ini diisi hanya jika Anda sudah bekerja. Waktu itu saya belum bekerja, lulus saja belum. Hehehehe.

7. English or Japanese Proficiency Certificate

Bentuknya berupa TOEFL atau JLPT. Salah satunya saja. Tentang TOEFL sendiri, bebas, bisa saja TOEFL institusional (ITP), internasional (iBT), bahkan prediksi (biasanya bisa diambil di lembaga kursus bahasa Inggris). Waktu itu saya memasukkan TOEFL prediksi saja, lagi-lagi nekat. Waktu saya sudah mepet sehingga tidak mungkin untuk mendapatkan TOEFL ITP. Kalau mau ambil TOEFL iBT, biayanya sangat mahal (waktu itu $150), hehe. Untuk mendapatkan skor >550 saya sampai ambil tes 2x. Tes pertama soalnya cuma dapat 533. Riskan sekali kalau kita memasukkan TOEFL di bawah yang disyaratkan😀

8. Medical Certificate

Atau simpelnya, keterangan kesehatan. Ini akan cukup menguras dompet, jadi siapkan dana. Hehe. Untuk mengisi form ini kita perlu tes darah dan rontgen (chest x-ray). Untuk yang di ITB, Anda bisa melengkapi form ini di Bumi Medika Ganesha. Dokternya sudah pengalaman mengisikan form ini. Tes darah dan rontgen juga bisa langsung di sana. Biayanya waktu itu kalau tidak salah Rp 119.500 untuk tes darah dan Rp 45.000 untuk rontgen.

9. Graduation Certificates

Semua ijazah degree yang dipunya (S1, S2). Lampirkan terjemahan bahasa Inggrisnya. Waktu apply, saya belum lulus, jadi diganti dengan surat keterangan dari kampus yang menyatakan bahwa saya akan lulus pada Oktober 2009 (target lulus saya).

10. Abstracts of Theses

Abstrak dari tugas akhir/skripsi dan tesis (kalau sudah S2). Waktu apply, TA saya bahkan baru sampai bab 3, yang artinya saya belum dapat kesimpulan akhir dari TA saya. Hehe. Lagi-lagi saya nekat, saya tulis saja kesimpulan yang kira-kira akan saya dapatkan. Hihihi. Yang penting TA saya apa sudah tergambar😀

***

Itu dia dokumen-dokumennya. Dokumen ini harus sampai di kedubes paling lambat sesuai batas waktu yang diberikan. Jadi jika Anda tidak akan mengantar langsung berkas-berkas tersebut ke Kedubes, perhitungkanlah waktu pengiriman.

Lagi-lagi saya deadliner waktu itu. Deadline-nya 22 Mei 2009. 21 Mei 2009 tanggal merah yang artinya kantor-kantor tutup. Saya putuskan deadline saya maksimal 19 Mei 2009 berkas sudah diantar ke kantor pos, karena saya tidak bisa mengantar langsung dokumen ke Jakarta. Harap-harap cemas juga waktu itu. Saya cuma berdoa, ‘ya Allah, jika memang ada jalan buat saya ke Jepang, maka mudahkanlah’.

Oiya, untuk berkas-berkasnya, jika memang dikirimkan, susunlah berurutan sesuai urutan yang ada di atas. Susun yang rapi. Amannya memang diantar langsung, karena jika ada kesalahan bisa langsung diperbaiki.

Kedubes akan menyeleksi dokumen yang masuk dari seluruh Indonesia. Nantinya akan diambil sekitar 100 orang. Waktu itu di web Kedubes tertera ‘Ujian tertulis Bahasa Jepang dan Bahasa Inggris akan dilaksanakan di Jakarta, Surabaya, Medan pada awal Juni 2009.’ Artinya, dalam perhitungan saya, hasil seleksi dokumen ini akan diumumkan pada awal Juni.

Bulan Juni pun datang. Awal Juni masih belum ada kabar. Pertengahan, hingga akhir Juni, juga masih belum ada kabar. Waktu itu saya sudah benar-benar pasrah. Rasanya saya sudah mengerahkan usaha saya semaksimal mungkin untuk mendaftar beasiswa ini. Dari bulan Februari 2009 saya cari-cari informasi, tanya-tanya sama senior. Saya juga coba-coba belajar bahasa Jepang. Saya juga sudah berdoa sebanyak-banyaknya. Juni berakhir, masih belum ada kabar😦

Akhirnya, kalau tidak salah tanggal 8 Juli 2009, saya ditelepon mama. Mama saya bilang, barusan beliau ditelepon Kedubes memberitahukan jadwal tes tulis dan wawancara saya. Huaaa… Alhamdulillah. Biasanya sih Kedubes menelepon langsung ke yang bersangkutan, cuma waktu itu katanya Kedubes tidak bisa menghubungi HP saya. Kenapa ya? Apa karena HP saya waktu itu lagi saya pake buat online… online… ? :p

Saya pastikan lagi ke Kedubes bahwa jadwal tes tertulis 13 Juli 2009 dan jadwal wawancara saya 17 Juli 2009. Alhamdulillah. Lagi-lagi saya berdoa, ‘ya Allah, jika memang ada jalan buat saya ke Jepang, maka mudahkanlah’.

Bersambung… (next: tes tertulis)

70 responses to “Seleksi Dokumen Beasiswa Monbukagakusho 2010

  1. syva bonsall Wednesday, 10 February, 2010 at 19:15

    pertamax.. (dance) ditunggu lanjutannya..😉

  2. ewa Wednesday, 10 February, 2010 at 19:22

    panjang seperti biaso uni :-&
    minta versi rangkumannyo ni(tongue)

  3. dellynaseptia Wednesday, 10 February, 2010 at 19:30

    wah kak reisha.. senangnya…
    selamat ya..
    semoga sukses di Jepang…:)

    • reiSHA Monday, 15 February, 2010 at 08:14

      Makasi ya Dhea. Amiiiin…

  4. Zakka Wednesday, 10 February, 2010 at 23:35

    “Jika Anda memang berniat mencari beasiswa S2 atau S3 ke luar negeri, sebagian besar beasiswa, setau saya, mensyaratkan topik riset”

    Ah yang bener??? Saya justru taunya dikit doang yang pake riset2an segala…😀

    • reiSHA Thursday, 11 February, 2010 at 01:13

      Hmm. OK. Saya memang baru lihat beberapa info beasiswa saja. Beasiswa ADS (Australia) dan BGF (Prancis) juga mensyaratkan topik riset. Atau mungkin ‘sebagian besar beasiswa dari pemerintahan’? Ya deh yang EM ga perlu topik riset -_-

      Tapi saya rasa menyiapkan topik riset sedari awal juga tidak akan sia-sia. Kita jadi sudah punya arahan dari awal riset kita mau kemana. Apalagi pendidikan S2 dan S3 orientasinya sudah riset, CMIIW.

  5. ghifar Thursday, 11 February, 2010 at 07:45

    Luaaaar biasa. bangga sy pny teman yg hebat2🙂

  6. feri Thursday, 11 February, 2010 at 10:19

    Waaahhh, makin iri keseringan baca blog para penerima beasiswa monbusho…

    Teteh lsg apply yg S2 ya?
    sayang kalau bwt yg S1 ga ada ya…(sy kuliah D3… T,T)

    • reiSHA Saturday, 13 February, 2010 at 23:06

      Nanti mau apply S2 di sana. Buat S1 ya. Hmm… Kurang tau si. Adanya yang buat lulusan SLTA ya? Hmm…

  7. tundra Sunday, 14 February, 2010 at 11:06

    Assalamualaikum.. Teh reiSHA, mau tanya untuk beasiswa Teacher Training bagi guru itu seperti apa ya?? ada info lebih lanjut ga??

    • reiSHA Monday, 15 February, 2010 at 08:13

      Waalaikumsalam. Saya cuma bisa ngasi link yang di website Kedubes, http://www.id.emb-japan.go.jp/sch_tt.html. Info lebih detailnya saya juga ga tau, soalnya saya apply yang Research Student.:mrgreen:

  8. Dozu Monday, 15 February, 2010 at 16:05

    Asslkum. Reisha mw nanya bwt 2011 kpan buka pndaftaranx. Makasih atas infox.

    • reiSHA Monday, 15 February, 2010 at 16:07

      Beasiswa Monbusho yang Research Student bukanya sekitar bulan April. Sebagai gambaran, tahun lalu beasiswanya dibuka tanggal 20 April 2009 dan batas akhir pendaftarannya 22 Mei 2009.

      • dozu Monday, 15 February, 2010 at 17:31

        makasih ya sha

  9. Ulul Azmi Sunday, 28 February, 2010 at 13:24

    sharing pengalaman yg sangat brmanfaat bagi yang brminat melanjutkan s2 disana. tks.

  10. arham Sunday, 21 March, 2010 at 10:32

    kak reisha,,
    saya mau nanya,,beasiswa ini ada batas angkatannya ga??
    maksudnya,,boleh ga kalo lulus tahun 09 ikut yang beasiswa yang mau ada sekarang??

    makasi sebelumnya😀

    • reiSHA Friday, 26 March, 2010 at 12:56

      Ga ada batas angkatan kok. Yang penting sebelum berangkat sudah tamat S1-nya.

  11. ranee Tuesday, 13 April, 2010 at 16:03

    terkait dg foto sbg syarat kelengkapan dokumen, apakah foto hrs tdk pakai cap ?. t.kasih ats responnya.

    • reiSHA Tuesday, 13 April, 2010 at 21:48

      Iya, foto yang bersih dari cap. Kayanya rata-rata juga gitu…

  12. wiwiek Thursday, 15 April, 2010 at 20:25

    salam kenal…

    belum lulus juga udah bisa daftar tho?
    saya kira harus lulus dulu

  13. wiwiek Wednesday, 21 April, 2010 at 20:40

    mw tanya lagi mba, untuk surat keterangan sebagai pengganti graduation certificates harus dalam bahasa inggris atau boleh dalam bahasa indonesia? makasih jawabannya ^^

    • reiSHA Wednesday, 21 April, 2010 at 21:01

      Coba perhatikan lagi persyaratannya dengan seksama. Di sana ada tertulis “These documents must be written in either Japanese or English. A document written in any other language must be attached with a Japanese or English translation.”

      • wiwiek Friday, 23 April, 2010 at 08:45

        oia…
        hehe…
        thank you mba^^

  14. Merina Matheos Wednesday, 28 April, 2010 at 20:23

    Dear k’Reisha.
    mo nanya ka,
    klo ketentuan formulir dan lain”nya dpet info drmn? tlpn ke kedutaan lgsg, via email, or?
    soalnya info selengkpnya sangat minim, aplgi saya dri manado.
    mohon dibales y k’…

    • reiSHA Wednesday, 28 April, 2010 at 20:30

      Sudah baca http://www.id.emb-japan.go.jp/rs2011_1.pdf ? Saya rasa keterangan di sana sudah lengkap. Kalau yang di http://www.id.emb-japan.go.jp/sch_rs.html memang cuma gambaran umum. Sisanya kalau ada yang belum jelas, silakan telepon kedubesnya langsung.

  15. lia Thursday, 29 April, 2010 at 15:10

    Assalamu’alaikum,
    Salam kenal Mba Reisha.
    Numpang nanya mba, untuk surat rekomendasi, boleh gak kalo cuman 1 (yg dari atasan saja, tidak dengan rekomendasi dosen pembimbing terakhir)? bhub kota tmpt kampusku itu lumayan jauh dari kota tmpt tinggalku skrg. Thnks a lot b4 buat respondnya.

    • reiSHA Thursday, 29 April, 2010 at 20:00

      Waalaikumsalam. Setau saya, kalau sudah kerja, mesti ada 2 mbak. Coba cek lagi deh ke kedubes. Dan menurut saya lebih baik menyerahkan persyaratan selengkap mungkin.

  16. andra Saturday, 1 May, 2010 at 15:12

    aslm.
    mbak, msh nyimpen gak, salinan form yg udah diisi?
    kl gak kbratn, mnta softcpy ny y mbak.
    trims y.
    wasalam

  17. Romy Monday, 3 May, 2010 at 20:47

    Wahh pengalamanya seru yah kak sampe bisa dapet beasiswanya..
    Skarang saya juga lagi nyoba buat apply nih.
    Mo nanya nih, kalo yang di form field of study and study program itu kan disuruh isi present field of study sama study program in Japan, dulu diisi apa tuh ?
    Thanks
    Sukses terus ya..

    • reiSHA Tuesday, 4 May, 2010 at 07:30

      Present field of study ya diisi dg penjelasan ttg apa yg dipelajari sekarang. Jurusan apa, fokusnya belajar apa. Yg study program in Japan isinya semacam research proposal buat riset nanti.

  18. eka Tuesday, 4 May, 2010 at 18:56

    assalam… kak,
    perkenalkan saya eka.
    eka mau daftar bsw monbukagakusho untuk th 2011,
    kemarin nih udah minta sertifikat akan lulus itu kan (sekarang belum lulus),
    di universitas tempat ka kuliah sekarang gak ada blankonya,, trus minta ke jurusan,
    udah selesai sih suratnya.. tapi ada yang salah ketik kak…
    kira-kira salah ketiknya di toleransi gak ya kak??
    soalnya klo minta lagi belum tentu bisa dikeluarin lagi karena kemarin aja ngurusnya sampe seminggu…

    oya kak, tentang field of study.. itu buatnya persis kayak proposal penelitian ya kak??
    dulu kakak buat field of studynya berapa halaman??
    trus yang study program itu (pertanyaan no 3) isinya apa kak?? tujuan dari riset kita atau implikasi riset??

    Terima kasih…

    Oya… selamat ya kak.. dah di Jepang donk sekarang..??
    Jadi ingin segera nyusul ke sana… *_*

    • reiSHA Tuesday, 4 May, 2010 at 19:01

      – soal salah ketik, saya kurang tau. soalnya yang menentukan kan orang Kedubesnya, bukan saya. kalau memang sudah mepet, ya dikirim saja.

      – field of study, seperti di komen saya sebelumnya, diisi dg penjelasan ttg apa yg dipelajari sekarang. jurusan apa, fokusnya belajar apa. yg study program in Japan baru isinya semacam research proposal buat riset nanti. ga usah proposal lengkap, yang ringkas aja. saya waktu tu cuma bikin 1 halaman. isinya tentang apa saja, sudah saya tulis di postingan di atas…

  19. ranee Thursday, 6 May, 2010 at 10:40

    terkait dgn foto untuk memenuhi syarat administrasi, bgmn untuk yg muslimah? fotonya bisa pakai kerudung? (disyaratnya hrs uncapped photograph)

  20. ranee Thursday, 6 May, 2010 at 10:44

    upps afwan ukhti, lupa klo pernah nanya hal yg sama. terima kasih bnyk atas catatan ukhti. sangat bermanfaat sekali.

    • reiSHA Sunday, 9 May, 2010 at 08:49

      Saya lupa nulisin ternyata ya. Hehe. Makasih buat pertanyaannya. Jadinya tadi saya tambahin keterangan di bagian nomor 3😀

  21. Alsasian Sunday, 9 May, 2010 at 08:33

    Baru baca ini..

    “Biasanya sih Kedubes menelepon langsung ke yang bersangkutan, cuma waktu itu katanya Kedubes tidak bisa menghubungi HP saya. Kenapa ya? Apa karena HP saya waktu itu lagi saya pake buat online… online… ? :p”

    -_-

    • reiSHA Sunday, 9 May, 2010 at 08:44

      Haha. Kenapa emang Sa?:mrgreen:

  22. Elvin Sunday, 9 May, 2010 at 22:38

    Salam mbak reisha,

    saya lagi cari-cari info teknis ttg penyiapan dokumen mendaftar monbusho 2011 ceritanya, dan kebetulan singgah di blog mbak. Ada hal yang ingin saya tanyakan kepada mbak, yaitu:

    – Perihal surat rekomendasi, saya memakai form yang disediakan di web kedubes jepang. Dan di lembar tersebut dinyatakan bahwa rekomendasi dari dosen tersebut harus tersegel dgn tandatangan dalam amplop. Padahal sbg syarat, harus juga dilampirkan copy dr surat tersebut. Jadi apakah kita harusnya memfotokopi sendiri surat rekomendasi dari dosen tersebut? (sehingga kita dapat membaca apa yang ditulis oleh dosen kita!?, padahal fungsi segel itu sendiri untuk menjaga confidentiality)… Bagaimana dengan pengalaman mbak?

    – Selain bundel dokumen asli, kita juga harus menyiapkan 4 rangkap lainnya. Apakah kesemua bundel ini disatukan dalam satu amplop ataukah di masing2 amplop sebelum nantinya dikirim?

    Terima Kasih Banyak atas bantuan mbak reisha

    Salam.

    • reiSHA Monday, 10 May, 2010 at 06:46

      Kalau dari pengalaman saya, surat rekomendasi itu difotokopi dulu sebelum dimasukkan ke dalam amplop yg disegel. Berkas2 lainnya dimasukkan ke dalam satu amplop gede saja, tidak usah ke dalam amplop terpisah masing-masingnya.

      Keterangan lebih lengkap silakan tanya ke kedubesnya langsung, soalnya mereka yg akan menyeleksi.

      • sara Monday, 10 May, 2010 at 22:14

        konnichiwa…

        bersyukur bisa “menemukan” blog mbak reisha pas di saat saya sedang mengumpulkan niat untuk daftar monbusho, encouraging lho mbak🙂 and helpful as well. saya sangat terbantu dengan membaca blog ini.
        besok udah H minus 2 deadline monbusho, saya berharap bisa lolos seleksi dokumen, karena honestly saya pesimis dengan bagian “field of study and study program” yang saya buat yang baru saya geber sejak 3 hari yang lalu :p.
        ohya mbak, saking semangatnya saya, saya sudah cek kesehatan jauh2 hari untuk formulir certificate of health (mahal…hampir 3x lipat dari pengalaman mbak reisha dulu) padahal ternyata untuk tahun ini kelengkapan certificate of health tidak tertera di persyaratan, tapi hantam saja akan tetap saya masukan, udah mahal2 jeee…

        sharing pengalaman mbak reisha sangat bermanfaat untuk para pemburu monbusho, i thank you and personally wish you all the best luck for your research in japan🙂

      • reiSHA Monday, 10 May, 2010 at 23:03

        Alhamdulillah. Semoga sukses yaa ^^

  23. Ardy Saturday, 29 May, 2010 at 18:50

    Assalamuallaikum

    Sebelumnya salam kenal..
    Mba’ postingnya mantebs…
    Jujur saya baru thu blog mba beberapa hari ini…,tapi dari beberapa posting,bikin saya semangat belajar

    mba boleh thu alamt e-mailnya nga?
    biar saya bisa tanya2 lebih jauh ttg beasiswa + pengalamannya

    Wassalam

  24. Afifah Thursday, 3 June, 2010 at 22:30

    Kak, ceritanya aku mw coba Monbusho S1 k’brgktn 2011. Tp ngisi data formulirnya aja aku salah.. >_<
    Tlsn di instructions, isi dgn huruf kapital (block), eh dah telanjur huruf bsr kecil kecuali nama. Hbs aku ngikutin huruf2 pertanyaan yg gak kapital. Sedih deh Kak.. Entah diterima atau nggak. Ikut do'ain ya Kak, kl Jepang yg t'baik untukku, Ya Allah, mudahkanlah..

  25. dian ratna Thursday, 17 June, 2010 at 12:14

    Assalamualaikum,,
    saya mau tanya kalau formulir yang didownload itu apa hanya untuk research student atau juga yang college of technology?
    saya tahun ini mendaftar kuliah d3, tapi karena saya berdomisili di kalimantan saya tidak menggunakan formulir, hanya dengan surat lamaran dan dokumen sekolah.
    bisa gak ya?makasih infonya Mbak,,
    wassalamualaikum..

    • reiSHA Thursday, 17 June, 2010 at 13:02

      Waalaikumsalam. Di awal tulisan sudah saya tulis ‘pelamar beasiswa Monbukagakusho Research Student’. Untuk D3 dll beda lagi, dan saya ga tau.

  26. Ria Wednesday, 23 June, 2010 at 16:11

    Assalamu’alaikum ukhti…
    Salam kenal reisha..
    Ternyata reisha masih sangat muda ya (baru lihat profilnya)…^_^ Salut deh!! Jazakillah atas pengalamannya, informasi ini benar-benar membuat ana menjadi bersemangat (bahkan benar-benar bersemangat). Saat ini ana masih pendidikan S2 di universitas negeri (ikutan program beasiswa juga – BPPS Dikti …hehe), ada keinginan untuk melanjutkan S3 ke luar negeri (biar dapet pengalaman yang berbeda). Semoga ana bisa mengikuti jejak reisha tahun depan. Amiin….amiin…
    Mohon bantuan doanya semoga proses penyusunan tesis berjalan lancar. Japan….Wait for me!!!

  27. slamet widodo Friday, 2 July, 2010 at 16:04

    assalamu’alaikum wr wb

    Salam kenal mbak reisha … terimakasih inpo-nya … dari kemarin nengokx2 webnya kedubes jepang kok sepix2 saja … ternyata memang yg lolos seleksi administrasi dihubungi via phone ya. Kemarin sempat tanya seniorx2 di jepang eh sdh pada lupa tuh proses seleksinya …. hehhe
    kebetulan kemarin apply juga yg G to G via kedubes di Jakarta, meski sebenarnya sensei juga sdh apply via universitas … cm kata beliau ndak papa kirim saja yang G to G. Ya setelah mengusahakan semua yang terbaik … tinggal berdoa dan tawakal saja … ” Ya Allah jika ada jalan buat saya ke Jepang, maka mudahkanlah” … Yokoso! Japan … amiin

    Feichang xiexie

  28. unik Saturday, 3 July, 2010 at 14:43

    assalamu’alaikum k’ Reisha….

    semangat skali ay baca blod ma k’….ay termasuk yg mengejar impian bisa masuk monbu…
    doakan ya kak,,saya ikut yang untuk lulusan SMA,,,,berharap bgt,,,,

  29. Vivi Liyana Monday, 9 August, 2010 at 14:12

    kak,aku mau nanya lagi neh..
    yang kakak ambe itu program undergraduate yah?
    maksudnya program buat yg belum lulus kuliah ya?
    saya lulusan SMA tahun 2009,saya dengar dari teman saya bahwa kita hanya bisa melamar beasiswa ini paling lambat 3 tahun setelah kita lulus SMA jika ingin mengambil program undergraduate..
    jika tidak,maka kita harus menunggu sampai kita lulus kuliah dulu baru bisa melamar lagi..itupun hanya bisa melamar utk program S2..
    Apakah memang begitu y kak?
    Terima Kasih atas informasinya..

    • reiSHA Monday, 9 August, 2010 at 16:01

      Saya program research student, buat riset/S2/S3, bukan undergraduate.

  30. ijul Thursday, 2 September, 2010 at 03:04

    aslm reisha…
    sebelumnya slam kenal,
    saya mau apply manbusho tapi masih bingung cari profesor di jepang,
    caranya gmn?
    terima kasih..;-)

    • reiSHA Friday, 3 September, 2010 at 09:30

      Cari kontak profesornya, coba hubungi. Mungkin tulisan saya di https://reisha.wordpress.com/2010/02/23/after-primary-screening-mext-scholarship/ bisa membantu.. Tapi waktu itu saya sudah dalam tahapan setelah lulus wawancara.

  31. ijul Saturday, 4 September, 2010 at 17:15

    makasi ya nanti saya coba cari dulu

  32. hedy risman Tuesday, 5 October, 2010 at 09:22

    Assalamualaikum mbak reisha
    sebelumnya terima kasih atas ilmu yang mbak berikan mengenai Monbukagusho G to G

    1. kalau boleh atau pean sempat, mohon saya minta dikirimkan lewat email contoh research proposal punya mbak?

    2. yang mbak jelaskan ini adalah secara global, mungkin mbak mau memberi kiat2 baik pada saya atau teman2 yang lain secara spesifik seperti membuat proposal riset, kiat nilai TOEFL naik, dll?

    Terima kasih sebelumnya & sukses selalu tuk mbak
    semoga kita bisa bertemu di jepang secepatnya insyaALlah🙂

    waslmkum wr wb

  33. Astrid Saturday, 13 November, 2010 at 00:39

    Kakak,,
    saya mau nyoba apply ke Ritsumeikan buat yg fall,
    sempet terpikir buat ngambil yang Research sih, tapi bener2 blank mau ngambil riset apa..
    Sekarang masih semester 7, masih TA, tapi belum buat skripsi (proposal aja belum kak,,huhuhu ;( ..)
    Kalo baca di post selanjutnya, kayaknya riskan bgt ya ngambil yg research.. apa sebaiknya ngambil yg master degree aja?

    Dan karena skripsi saya belum selesai, berarti abstract of thesis-nya dikosongin dulu aja? gapapa gitu?
    Terima kasih banyak ya kak..🙂

    • reiSHA Saturday, 13 November, 2010 at 13:54

      Kalo beasiswa yang saya apply itu buat research student, ga ada yang langsung S2.. Abstract of thesis itu persyaratan. Kalo ga dimasukin, ya ga lengkap. Dokumen ga lengkap, ya ga lolos seleksi..

  34. ahmad jamil Sunday, 12 December, 2010 at 00:15

    klo utk lulusan sma ada gak ,klo ada agaimana administasinya , arigato

  35. nesca87 Tuesday, 21 December, 2010 at 14:12

    sha, kalau syarat no.2 itu maksudnya harus udah pernah contact dengan profesor di jepang ya?

    • reiSHA Tuesday, 21 December, 2010 at 14:19

      ga harus.. tapi kalo udah kontak lebih baik..

  36. Nurholis Saturday, 21 May, 2011 at 14:17

    Assalamu’alaikum wr.wb..
    Kak reisha saya mau tanya..^^
    saya kan baru lulus SMA dan mau ikut program monbukagakusho yg D2, nah
    saya lagi bingung di pengisian formulirnya..!!
    pertanyaan saya :
    1.Formulir harus diisi dengan bahasa inggris ?
    2.Perbedaan nama (in roman capital letters) dengan nama (in your native language) itu apa ?
    apa ke 2 2 nya harus diisi..?
    3.Japanese language background itu harus diisi atau tidak ? berhubung saya belajar bahasa jepang cuma dari sekolah…!!
    4.language proficiency : itu harus diisi semua atau hanya bahasa yg kita bisa saja ? misa english & jepang saja,france nya dikosongkan..^^a ?
    5.perbedaan pertanyaan yg field of study yang ada 3 pilihan, dengan pertanyaan “what kind of field are you planning to study in japan ?”
    apa saya harus menulis jawabannya sama dengan ke 3 field of study yang saya isi sebelumnya ?
    6.pertanyaan yg seperti :”immigration records to japan” boleh tidak diisi kan ya jika memang tidak pernah ke jepang sebelumnya..o_Oa ?
    makasih banyak kak reisha,saya mohon bgt jawabannya, >/\<
    karena saya sudah harus mengumpulkan formulir itu hari senin lusa..u__u
    Hontou ni arigatou gozaimasu..(__)"/~

    • reiSHA Saturday, 21 May, 2011 at 18:47

      Waalaikumsalam wr wb.

      Waduh maaf ya saya ga tau sama sekali yg buat lulusan SMA kayak apa. Kan yg saya apply bukan yg buat lulusan SMA.

      Dulu form saya berbahasa Inggris, jadi saya jg ngisi dg bahasa Inggris. Soal kemampuan bahasa n imigrasi, kl emang ga ada ya ga usah ditulis.

  37. Nurholis Sunday, 22 May, 2011 at 14:17

    oh iya kak gomen ne, saya kira kk juga tahu beberapa hal tentang beasiswa untuk lulusan SMA…^^v
    ohh saya juga berbahasa inggris kak formulirnya.>w</
    brarti saya harus mengisi nya dalam bahasa inggris juga sepertinya..XD
    ohh jadi kalau saya cuma kemampuannya b ing yg ditulis b ing aja..o_Oa ?
    Sou kana..xDa !
    lalu kalau What kind of field are you planning to study in japan ?
    itu pengisiannya berupa penjelasan mengenai jurusan yang kita minati ya kak..o_Oa ?
    yang saya bingung kan di no.formulir sebelumnya sudah tertulis 3 field of study yg mau kita pilih, apa kita harus menulis 3 field of study tersebut ?
    oh iya 1 lagi, formulirnya waktu itu kk pengisiannya diktik dan di print atau pakai pulpen..o_Oa ?

    jawabannya berupa suatu penjelasan scara mendetail mengenai field of study nya dalam bntuk paragraf gitu atau cuma singkat saja. i.e "Information engineering,Literature,Architecture" o_Oa ?

    • reiSHA Sunday, 22 May, 2011 at 23:03

      Dulu saya ngisinya diketik trus diprint. Tulis tangan ga masalah, yang penting jelas terbaca. Soal field of study itu saya juga tidak tau euy. Lebih baik kamu tanyain pertanyaan mendetail seperti itu ke kedubes Jepangnya langsung. Saya takut kalau2 jawaban saya salah.

  38. Nurholis Friday, 27 May, 2011 at 15:13

    Oh oke makasih kak infonya…>w___</
    *sedikit curhat
    hoho..u___u
    mohon doa nya ya kak (__)"/~
    saya juga akan berdoa sperti yg kakak lakukan "Ya Allah, jika memang ada jalan bagi saya untuk kuliah di jepang, maka mudahkanlah" ^^

  39. Nurholis Friday, 27 May, 2011 at 15:23

    saya mau tanya, klo seleksi dokumen itu yang mempengaruhi lulus tidaknya itu cuma nilai” saja atau pengisian formulir nya juga mempengaruhi…o_Oa ?
    saya takutnya gini kak, temen” saya yang nilai UAN nya tinggi” karena Bocoran pada ikut kak,saya ngeri tersingkir, karena saya bener” murni nilai UAN nya , jadinya pas”an ,tapi Alhamdulillah itu bener” hasil saya sendiri..>w</
    *sedikit curhat

    • reiSHA Friday, 27 May, 2011 at 17:01

      Saya tidak tau. Soal penilaian dan penyeleksian itu udah urusan internal kedubes Jepangnya.

  40. Dena Friday, 27 May, 2011 at 22:04

    Kak disana itu makanan halalnya gampang atau susah sih nyarinya?

  41. Pingback: Japan « iebe03

  42. Pingback: Informasi Beasiswa Jepang | The Unggul Center

  43. Pingback: Medical Check Up Is Damn Expensive / Cek Kesehatan Itu Mahal Sumpeeh..! Anyir!! | Blog Kemaren Siang

%d bloggers like this: