Carving Life with Letters

…menyampaikan pemikiran dan isi hati saat lidah tak mampu berkomunikasi…

Tentang Stroke

Hal yang sering saya lakukan tiap menunggu di rumah sakit, puskesmas, klinik, dan sejenisnya adalah membaca berbagai poster atau tulisan yang ditempel di dinding. Senang aja baca-baca pengetahuan terkait kesehatan. Kemarin waktu ke Rumah Sakit Stroke Nasional Bukittinggi saya membaca beberapa poster tentang stroke. Ada dua poster yang saya jepret biar bisa saya jadikan tulisan di sini😛 Bukan hal baru sih, tapi ada beberapa poin yang menarik perhatian saya.

Pertama tentang faktor penyebab stroke. Berikut isinya:

Faktor penyebab stroke dapat dibagi dua, yaitu:

  • Yang tidak dapat dihindarkan/dikendalikan/dikontrol
    1. Umur makin tua kejadian stroke makin tinggi.
    2. Faktor keturunan. Jika orang tua mengidap stroke, maka akan dapat diturunkan kepada anaknya.
  • Yang dapat dikendalikan/dikontrol
    1. Tekanan darah tinggi (hipertensi).
    2. Kencing manis (diabetes militus).
    3. Gangguan fungsi otak sementara (TIA = Transient Ischcemik Attack).
    4. Penyakit jantung, baik berupa gangguan irama jantung, kelainan katup, atau kematian jaringan jantung.
    5. Tingginya kadar lemak darah (hiperkolestrolemia/dislipidemia).
    6. Obesitas/kegemukan.
    7. Perokok.
    8. Peminum alkohol.
    9. Kurangnya aktivitas fisik.
    10. Stres fisik dan mental.

Pas baca ini saya agak kaget juga. Baru tau soalnya stroke itu bisa diturunkan. Walah. Walau rasanya faktor bagian kedua (1-10) lebih berpengaruh, tapi tetep serem juga rasanya.

Selanjutnya tentang cara menghindari stroke. Berikut isinya:

Cara mencegah tekanan darah tinggi untuk menghindari stroke:

  1. Jaga berat badan normal, jika gemuk turunkan berat badan.
  2. Hidup tenang dan kendalikan stres.
  3. Kurangi konsumsi garam dapur, santan, dan minyak.
  4. Makanlah makanan yang rendah kolesterol.
  5. Banyak makan sayur dan buah.
  6. Olahraga secara teratur.

Yang harus diingat: mengukur tekanan darah secara teratur minimal 1x dalam sebulan, sebagai deteksi awal.

Pas baca poin 3 saya cuma bisa tersenyum datar😐 Santan dan minyak itu masakan orang Minang banget, hehehe. Saya bukan maniak santan sih, tapi cukup suka yang digoreng-goreng😛 Tapi pengen hidup lebih sehat ah. Mesti eksplor masakan-masakan lain yang ga banyak santan dan minyak. Sesekali ga pa pa lah yaaa😀

Note to self: Pengetahuan seputar kesehatan bukan sekedar untuk diketahui saja, tapi untuk diaplikasikan dalam kehidupan. Demi hidup yang lebih sehat.

3 responses to “Tentang Stroke

  1. Asop Friday, 26 August, 2011 at 22:14

    Saya bersyukur ayah-ibu dan kakek-nenek saya sehat semua… alhamdulillah…😥

    Nah, jadi ayo kita olahraga!:mrgreen:

  2. dimensinol Friday, 6 January, 2012 at 04:17

    dosen di biokimia pernah bilang gini un, org Padang (bukan Minang :p) makanannya kebanyakan dari santan, tapi sehat2 aja. mgkn karena diimbangi makan sayur dan olahraga. jd, santan ga masalah asal ga berlebihan

    • Reisha Sunday, 8 January, 2012 at 01:18

      intinya sih segala yang berlebihan emang ga baik :p

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: