Carving Life with Letters

…menyampaikan pemikiran dan isi hati saat lidah tak mampu berkomunikasi…

#3: Tahun Pertama di Waseda University

Kampus tempat saya diberikan kesempatan untuk melanjutkan pendidikan pasca S1 itu bernama Waseda University (早稲田大学) . Waseda University adalah salah satu kampus swasta di Jepang. Waseda University memiliki sejumlah kampus di Tokyo (Waseda Campus, Toyama Campus, Kikuicho Campus, Nishiwaseda Campus, Higashifushimi Campus), Saitama (Tokorozawa Campus, Honjo Campus), serta Fukuoka (Kitakyushu Campus). Main campus-nya adalah Waseda Campus.

Saya berada di bawah Graduate School of Fundamental Science and Engineering (基幹理工学研究科) yang kampusnya di Nishiwaseda Campus. Nishiwaseda Campus itu bisa dibilang kampus science and engineering-nya Waseda University. Walaupun Waseda University ini kampus yang jauh lebih besar dibanding ITB, tapi kalau berada di Nishiwaseda Campus ini asa ga jauh beda dengan ITB, alias kampusnya tidak terlalu luas, lebih kecil dari ITB malah, hehe.

Kegiatan pertama saya di kampus setelah sampai di Jepang adalah orientasi untuk mahasiswa asing. Isinya seputar pengenalan kampus serta hal-hal yang terkait dengan beasiswa. Setelah itu saya menghadap sensei (profesor pembimbing) saya untuk pertama kalinya. Saat itu beliau hanya memperkenalkan lab (yang mana isinya ga jauh beda dengan ruang komputer :P).

Jeda waktu dari kedatangan saya ke Jepang hingga mulainya perkuliahan saat itu singkat sekali. Dari obrolan dengan sensei, tidak ada kuliah yang mesti saya ambil di semester pertama itu (secara masih berstatus research student), namun sensei menyuruh saya untuk datang ke master seminar setiap Senin. Master seminar ini ternyata adalah kelas seminar lab di mana tiap mahasiswa master mempresentasikan topik risetnya atau paper yang dibaca. Sayangnya semua pakai bahasa Jepang, heuuu. Di  master seminar pertama yang dihadiri ternyata isinya pengenalan research group di lab. Dari situ saya disuruh sensei untuk memilih research group mana yang ingin saya masukiWaktu itu sensei tidak memberi deadline dan parahnya buat saya itu artinya saya bisa santai untuk menentukan pilihan. >.<

Okuma Auditorium dan patung Shigenobu Okuma, pendiri Waseda University

Di semester pertama itu pula saya putuskan untuk mengambil kelas bahasa Jepang. Sebenarnya Waseda University tidak mewajibkan para graduate student untuk belajar bahasa Jepang, lagi pula saya nantinya akan masuk international program yang notabene tidak butuh penguasaan bahasa Jepang. Tapi saya merasa saya butuh bahasa Jepang untuk sehari-hari di sini, makanya saya tetap belajar bahasa Jepang.

Masuk ke semester kedua, saya diberitahu sensei bahwa ternyata saya bisa mengambil sejumlah kuliah master di masa research student ini dan nantinya kreditnya bisa ditransfer. Akhirnya seminggu pertama saya coba masuk ke sejumlah kelas. Di Waseda University saat itu baru mulai ada international program, dan entah karena ga ada mahasiswa asingnya atau gimana, semua kelas yang katanya international program itu tetap diajarkan dalam bahasa Jepang. Wew. Saya juga sempat nanya ke office, saya salah masuk kelas atau gimana, katanya ga salah, dan saya disuruh coba ngomong ke sensei yang ngajarnya langsung. Hoeh. Nyerah deh. Mikirnya, saya kan belum jadi master student, jadi asa gimana gitu kalau minta kuliahnya pake bahasa Inggris. Akhirnya saya cuma ambil satu kuliah yang diajar oleh profesor pembimbing saya, dan walau kuliahnya berbahasa Jepang, saya diberi bahan kuliah dalam bahasa Inggris. Saya juga masih mengambil beberapa kelas bahasa Jepang.

Hal lain di semester kedua adalah persiapan untuk masuk master serta mengurus scholarship extension yang pernah saya ceritakan di tulisan ini. Oia saya juga sudah memutuskan research group mana yang ingin saya masuki dan saya mulai rutin ikut lab meeting. Yaaa belum mulai risetnya sih waktu itu, masih meraba-raba dunia yang akan saya masuki *halah*. Saya juga mulai kabur dink dari master seminar, soalnya saya merasa ga bakal dapat ilmu apa-apa juga kalau semuanya full bahasa Jepang gitu, lagi pula saya belum mengambil kredit kelasnya.

Masa-masa research student saya selama setahun pertama di Waseda University bisa dibilang masih masa-masa santai. Sebagai research student, sensei saya juga belum menuntut saya untuk menghasilkan sesuatu dari segi riset. Belajar bahasa Jepang lebih ke arah untuk keperluan sehari-hari saja, saya pun santai belajarnya. Setahun pertama lebih banyak jadi masa-masa buat saya untuk mengenali berbagai aspek kehidupan di sini. Kehidupan di sini tentunya tidak hanya seputar kuliah dan riset. Masih banyak sisi lain yang mesti dijalani hingga akhirnya bisa terbiasa dengan semuanya.

Changes have taken place since year one. When Caruso left, that was a big change. We’ve been able to adapt nicely. It’s given us new opportunities for different characters and story lines. — Dennis Franz

25 responses to “#3: Tahun Pertama di Waseda University

  1. upik Friday, 17 February, 2012 at 12:19

    kak reisha boleh sharing via email pribadi ga?
    aku lulusan S1 bulan juli tahun lalu.
    Sekarang lagi cari beasiswa untuk S2 entah Dalam/Luar negeri…
    Mohon Bantuannya ya kak… Terimakasih.

  2. oozyuji Friday, 24 February, 2012 at 21:04

    maaf kebetulan saya juga tertarik untuk melanjutkan study saya pasca s1 d universitas ini,klo boleh bsa d jelaskan gak skema2nya ,tata caranya,dan apa apa saja yg d butuhkan untuk mlanjutkan study ke universitas tersebut mulai dari mencari dan mendapatkan beasiswanya
    terima kasih

    • Reisha Sunday, 26 February, 2012 at 17:33

      beasiswa ada macam-macam, dan tata caranya tergantung beasiswanya. ada banyak beasiswa untuk studi di jepang, misalnya monbukagakusho, panasonic, mitsui, ajinomoto, dsb. tata caranya gimana, silakan googling sendiri ya.

      • Fitra Tuesday, 5 June, 2012 at 06:57

        Kak, kalo lewat mobukagakusho bisa masuk ke waseda gak?

        • Reisha Tuesday, 5 June, 2012 at 21:40

          Bisa. Saya salah satunya.

  3. yami no sasori Friday, 2 March, 2012 at 02:06

    oh terima kasih untuk informasinya🙂

  4. anofchan Sunday, 1 April, 2012 at 17:29

    assalamu’alaykum,,
    blog yg bagus, makasih ya udah sharing pengalaman2nya. jadi semangat utk daftar MEXT deh🙂
    saya mau tanya, pd tahap awal kita kan daftar sbg research student yg mana harus melampirkan topik riset. Topik riset ini apakah nantinya sbg bahan tesis (jika bisa melanjutkan ke S2)?

    • Reisha Thursday, 12 April, 2012 at 23:44

      Waalaikumsalam.
      Topik yang diajukan waktu apply bisa saja jadi topik tesis nantinya, bisa juga tidak, soalnya riset kita nantinya tergantung pada profesor pembimbing.

      • anofchan Thursday, 12 April, 2012 at 23:55

        Bagaimana dgn bahasa perkuliahan sehari-hari utk para research student? Apakah menggunakan bahasa inggris atau bahasa jepang?

      • Reisha Friday, 13 April, 2012 at 01:30

        Kuliahnya tergantung universitas masing-masing, ada yang sudah punya international program (pakai bahasa Inggris), ada juga yang tidak punya international program (pakai bahasa Jepang). Saya sekarang ikut international program.

  5. Andez Tuesday, 17 April, 2012 at 01:10

    Kak Reisha, aku semangat banget nih mao ke univ ini..udah cita-cita..terus emank mao daftar MEXT buat keberangkatan tahun 2012 kan..
    eh aku merasa ga pede gitu mengajukan seleksi dokumen gara2 dicantumkan katanya mesti pake TOEFL PBT ato IBT…sedangkan aku ga punya kemampuan finansial lebih untuk tes itu yang biayanya sampe 2 juta. Paling bisa aku yang ITP…sedih deh…
    Terus aku juga sebenernya bisa bahasa Jepang yang setara dengan JLPT level 2. Tapi aku emank ga punya sertifikatnya..tapi aku pernah dapet beasiswa exchange di Jepang di Hiroshima Uni, dan aku pernah dites di sana, dan belajar kelas Jepang di sana yang setara dengan JLPT level 2…lagi-lagi aku terbentur persoalan ini..
    Kakak ada saran gimana gitu ga kak? Belajar di Jepang bener2 udah passion aku sejak kecil..dan aku percaya walo ortuku bukan orang dr kalangan berada, aku pingin membanggakan mereka klo anaknya bisa menimba ilmu sampai setinggi2nya.

    Terima kasih ya Mbak.

    • Reisha Tuesday, 17 April, 2012 at 17:12

      Kamu apply dulu saja beasiswanya. Soal TOEFL atau JLPT (salah satu) emang syarat mutlak. Kalau kamu ga ngasih ya ga diterima ntar. untuk TOEFL, kalau saya dulu cuma pakai TOEFL prediction yang tesnya diambil di tempat les bahasa Inggris. Kalau bisa TOEFL ITP gpp, lebih bagus malah. Soal kemampuan bahasa, kalaupun tidak ada sertifikat JLPT-nya, di form pendaftaran sebenarnya ada isian untuk kemampuan bahasa Jepang, nanti bisa diisi di situ.

      • Andez Tuesday, 17 April, 2012 at 23:36

        oke kak! saya bakal berusaha sampe titik akhir!!
        terus kak, boleh minta contoh surat keterangan lulus itu ga. Soalnya aku kan skrng belum lulus, masih skripsi..tapi mao mengajukan pembuatan surat tersebut, kakak ada contoh bahasa inggrisnya? Terus kak, boleh minta contoh proposal riset kakak juga, buat arahan? hehehe… Terima kasih ya kak!!

      • Andez Tuesday, 17 April, 2012 at 23:56

        emailku: akira_go66@yahoo.com

        terima kasih kak!

      • Reisha Wednesday, 18 April, 2012 at 01:06

        Wah kalau surat keterangan lulus dulu dibikinin sama TU, jadi ga punya contohnya..

  6. Peny Monday, 11 June, 2012 at 16:46

    Assalamu’alaikum wr. wb.
    Permisi kak Riesha,sy salah satu peminat beasiswa Monbukagakusho. Kalau yg ikut beasiswa Monbukagakusho dr lulusan SMK apakah akan sm proses seleksinya dgn yg S1 melanjutkan k S2🙂

    • Reisha Monday, 11 June, 2012 at 22:27

      Waalaikumsalam wr wb. Proses seleksi untuk undergraduate (D2/D3/S1) beda dengan proses seleksi untuk research student (S2/S3). Tapi detail prosesnya seperti apa saya tidak tau. Kamu bisa baca beberapa link yang ada di tulisan saya yg ini: https://reisha.wordpress.com/2011/05/29/teruntuk-pemburu-beasiswa-monbukagakusho-esp-untuk-lulusan-slta/🙂

  7. nurul Monday, 22 October, 2012 at 22:26

    assalamu alaykum kak reisha…
    terima kasih sudah nulis postingan ini, berguna banget buat saya.
    maaf kak, saya lagi butuh bantuan.. boleh tau alamat email kakak?
    saya sedang dalam proses email dengan profesor di waseda university, ada beberapa hal yang saya ingin minta saran dari kakak.

    mohon bantuannya, terima kasih sebelumnya.

    best regards,
    nurul

  8. Hana Saturday, 27 October, 2012 at 17:13

    assalamu’alaikum
    maaf saya mau tanya2 sedikit, boleh bagi alamat emailnya gak, saya butuh informasi🙂
    terimakasih

  9. tuflikhul mizan Saturday, 3 November, 2012 at 06:34

    aku suka cerita kakak…aku juga kepingin kuliah di waseda university. tp gk tau gmna cranya masuk, tolong beri saran n caranya ya kak….おねがいいたします

  10. milhamazlansyah Thursday, 2 January, 2014 at 20:25

    Assalamualaikum kak..

    Wah, blognya bagus banget.. Kebetulan saya sedang apply di Waseda University. Kalau boleh tau, beasiswa yang disediakan oleh Waseda sendiri apakah ada kak?

    Makasih banyak..🙂

    • Reisha Sunday, 2 February, 2014 at 08:20

      Waalaikumsalam. Ada. http://bit.ly/1lt9bq3

  11. aulianurwulandari Friday, 19 December, 2014 at 12:56

    assalamu alaikum ukh…
    sy mau tanya syarat toefl score harus brp utk mengajukan beasiswa di waseda university?

    • Reisha Friday, 27 February, 2015 at 13:06

      Waalaikumsalam. Skor TOEFL itu tergantung beasiswanya. Kalau beasiswa Monbukagakusho Research Student mensyaratkan nilai TOEFL-PBT minimal 550 atau TOEFL-IBT 79 atau IELTS Minimal 6.0.

  12. andriayanie Friday, 26 June, 2015 at 16:18

    Saya berencana untuk applied master degree Waseda untuk tahun 2016 cuma di form aplikasi pendaftarannya dibutuhkan informasi mengenai “statement of source of funds” sedangkan saat ini saya juga masih dalam proses pencarian beasiswa. Apakah ada saran bagaimana untuk mengisi statement tersebut? Satu hal lagi mengenai “request form for return of submitted materials” itu maksudnya untuk apa ya? Thanks before….

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: