Carving Life with Letters

…menyampaikan pemikiran dan isi hati saat lidah tak mampu berkomunikasi…

Another Wish Comes True

Sejak mulai ada gambaran mau riset di bidang apa, sensei yang membimbing saya riset (Washizaki-sensei) bilang kepada saya, “later you should have submission target, it could be a conference in Japan or even an international conference”. Untuk mahasiswa master di kampus saya, sebenarnya tidak ada keharusan publish paper untuk kelulusan, berbeda dengan mahasiswa doktor. Akan tetapi sensei sepertinya selalu meng-encourage mahasiswanya untuk submit sesuatu entah itu ke workshop, symposium, atau conference. Pertama, itu akan jadi pengalaman yang bagus buat mahasiswa. Kedua, list publikasi lab bertambah.😛

Tanpa disuruh pun sebenarnya saya juga mau sesekali merasakan seperti apa sesuatu yang bernama conference itu. Dan mumpung di Jepang, di negara yang alokasi dananya untuk riset sangat banyak dan ikut conference itu dibiayai, sayang sekali rasanya kalau tidak memanfaatkan kesempatan itu, hehe. Apalagi kalau bisa dapat kesempatan ikut yang di luar Jepang kan.😛

Di penghujung tahun 2011 Washizaki-sensei memberi tau bahwa ada COMPSAC 2012 di Izmir, Turki. Submission deadline-nya Januari 2012. Namun saat itu saya juga tidak terlalu yakin berhubung riset saya baru sebatas gambaran, belum mem-propose sesuatu apalagi menghasilkan sesuatu. Masih ada beberapa bulan sebelum deadline sih. Lalu Januari 2012 datang, sementara riset saya tak berprogres apa-apa, akhirnya saya mau menyerah saja.

Tiba-tiba sensei mengirimkan email lagi, mengingatkan akan deadline itu. Kalau mau submit, silakan kontak beliau, katanya. Bimbang lagi deh. Buka lagi website-nya, melihat pemandangan kota Izmir yang indah di header website akhirnya jadi tertarik lagi, padahal saat itu artinya saya cuma punya waktu beberapa minggu saja. Penyemangatnya cuma satu, membayangkan pergi ke Turki dan tidak perlu pusing urusan makanan halal kalau di sana, ahaha.

Abstract submission deadline pun datang. Paper belum ditulis sama sekali. Abstrak yang singkat bisa lah ya dikarang-karang sebentar. Konfirmasi ke sensei, kata beliau OK, yo wes, abstrak pun di-submit. Jeda deadline untuk abstrak dengan paper adalah 1 minggu. 1 minggu untuk menulis 6 halaman paper. Gila. Tapi saat itu saya masih percaya, the power of deadliner akan muncul dengan kekuatan yang luar biasa, ahaha.

31 Januari 2012 adalah deadline untuk paper-nya. Saya makin menggila karena beberapa 3 kuliah yang final report-nya juga mesti di-submit paling lambat tanggal 31 Januari 2012. Ahaha. Report kuliah tentunya jadi prioritas karena dari situ nilai akhir saya diambil. Saya cicil satu per satu, tapi tetap saja semua report itu tidak bisa selesai jauh-jauh hari sebelum deadline. Nasib si paper bagaimana? Saya mulai mesti mengakui bahwa dengan kekuatan deadliner yang maksimal pun, menulis paper dalam satu hari dari nol itu adalah sesuatu yang mustahil. Buahaha.

Saya menyerah, lagi. Saya juga sudah tepar saat itu. Akhirnya saya email ke sensei saya ga enak badan dan sepertinya tidak bisa menyelesaikan paper-nya. Kata sensei, tidak apa-apa, istirahat dulu saja, nanti kita cari submission target berikutnya.😀

Tiba-tiba panitia COMPSAC 2012 menginfokan bahwa deadline-nya diundur jadi 3 Februari. 4 Februari saya mau ikut ski, jadi pikiran saya juga sudah terpecah sebenarnya jadi paper tidak dicicil, hihi. Lalu tanpa diduga lagi, panitia meng-email saya secara pribadi dan bilang saya bisa submit paling lambat tanggal 5 Februari. Eaaa. Tapi tetap saja, setelah saya pikir matang-matang, apalah yang bisa diharapkan dari paper-kebut-sehari tanpa sempat di-review oleh sensei? Rasanya akan sia-sia saja.

Ya sudahlah. Kebetulan sensei juga sudah memberi tahu ada SEKE 2012 di Redwood City, CA, U.S. Submission deadline-nya akhir Februari. Ini lebih masuk akal berhubung saya punya 4 minggu untuk menulis paper. Kali ini saya ga mau melewatkan kesempatan lagi, ga enak juga sama sensei. Paper pun ditulis, dikirim ke sensei. Revisi, kirim lagi ke sensei, ada komentar, revisi lagi, sampai beberapa kali. Submission deadline yang tadinya dijadwalkan akhir Februari diundur ke 15 Maret, yang artinya saya jadi ada waktu tambahan buat revisi.

Final deadline akhirnya fix jadi 18 Maret. Padahal tanggal 17 Maret malam saya sudah akan berangkat untuk jalan-jalan ke area Kansai. Sensei ngirim email komentar yang terakhir juga sudah mepet dengan waktu saya berangkat, dan masih ada yang mesti direvisi sedikit. Hadeeeh. Jadilah saya terpaksa bawa netbook dengan rencana menyelesaikan revisi di tempat nginap di Osaka dan submit paper dari sana. Ckckck.

Paper submitted, tinggal menunggu kabar. Saya juga nothing to lose sih. Diterima alhamdulillah, ditolak tidak masalah. Yang penting buat saya adalah komentar dari reviewer-nya sehingga saya bisa dapat masukan dari situ. Saya sudah deg-degan menunggu di tanggal yang dijadwalkan panitia. Sudah saya tunggu juga sehari lagi mengingat waktu di Jepang jauh lebih dulu daripada di U.S. Ga ada kabar. Hiks. Saya kirim email ke sensei nanyain, apakah kalau tidak dikabari artinya ditolak? Sensei bilang, proses review-nya telat seminggu, jadi tunggu saja. Sigh.

Tiap hari deg-degan me-refresh email, akhirnya email-nya datang juga. Alhamdulillah si paper yang di-submit diterima sebagai short paper dan saya bisa dapat waktu 20 menit untuk mempresentasikan paper itu. Masalah utama dari paper saya adalah, bahasa Inggrisnya kacau pisan, ahaha. Shock juga, tapi memang sih bahasa Inggris saya pas-pasan dan itu juga pertama kalinya saya nulis paper. Untungnya professor pembimbing saya, Fukazawa-sensei, sudah bergerak cepat sebelumnya, meminta file paper saya dan mengirimkannya ke jasa proofreading untuk diperiksa. Luar biasa banyak editannya. English versi native speaker memang berbeda sekali ya, ahaha.

Dan, akhirnya, di sinilah saya sekarang. Menapakkan kaki di belahan barat negeri Paman Sam. Kalau diingat-ingat lagi, zaman TA dulu saya pernah menemukan poster conference terkait CBSE di Amerika. Saat itu saya bergumam, saya tidak ingin kuliah di Amerika, saya ingin kuliah di Jepang saja, tapi suatu saat saya ingin ke Amerika, misalnya untuk conference. Mungkin Allah mengaminkan itu saat itu. Ia mengabulkannya, walaupun saya ikut conference bukan di bawah topik CBSE lagi. Saya sudah ganti haluan ke Software Measurement. Nama Turki belum pernah masuk dalam keinginan ataupun sekedar gumaman saya, mungkin karena itu kesempatan ke Turki belum diberikan sama Allah.

Kali ini paper saya diterima “hanya” sebagai short paper, yang levelnya dibawah full paper. Semoga lain kali ada kesempatan lain dan paper saya jauh lebih baik dari yang sekarang, aamiin.

Bermimpilah, maka Tuhan akan memeluk mimpi-mimpimu.
— Arai
in Sang Pemimpi (2006) by Andrea Hirata

7 responses to “Another Wish Comes True

  1. petitevirus Sunday, 1 July, 2012 at 16:31

    pike termotivasi lo buat ambil s2 (lagi) di jepang jadinya >__<

  2. Arr Rian Monday, 2 July, 2012 at 01:51

    Omedetou Reisha San!
    Kejar terus mimpi ke Turki nya!
    Hebat Pisan euy😀

  3. feldha fadhila Thursday, 5 July, 2012 at 21:41

    Very nice Reisha San! ^___^ Thanks for sharing d’spirit!

  4. Muhammad Joe Sekigawa Wednesday, 18 July, 2012 at 02:32

    Keerreeenn,, Selamat ya,,, ^_^

  5. Widya Asnur Thursday, 19 July, 2012 at 13:23

    mantep sha …
    been there done that …🙂

    daku juga kemaren k HK dengan konteks yang sama … pengen nyoba in presentasi di conference international … dan Allah mengaminkan🙂

    berarti udah HK, next targetnya Amerika ah … Amiiinnn🙂

    check it out :
    http://towet.wordpress.com/2012/06/27/hong-kong-here-we-come/

    • Reisha Thursday, 19 July, 2012 at 15:07

      Udah baca dr lama ni towet. Gugel rider saia msh setia nge-feed blog dirimu, hihi..

  6. MIR Tuesday, 31 July, 2012 at 12:14

    oh iko nyo ha.
    Mantappppp

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: