Carving Life with Letters

…menyampaikan pemikiran dan isi hati saat lidah tak mampu berkomunikasi…

Mengikuti AsianPLoP 2011

Proceedings of AsianPLoP 2011

Kali ini dan beberapa tulisan ke depan saya akan menuliskan pengalaman saya mengikuti conference dan workshop. Cuma tiga sih, hehe. Dimulai dari yang pertama kali saya ikuti.

Tanggal 5-8 Oktober 2011 lalu ada AsianPLoP 2011: 2nd Asian Conference on Pattern Languages of Programs, kebetulan bertempat di kampus saya, Waseda University, Tokyo. Keikutsertaan saya di conference ini sebenarnya lebih karena diajak jadi panitia sama Washizaki-sensei. Beliau Organizing Chair-nya conference itu, jadi beliau meminta beberapa mahasiswa di lab untuk bantu-bantu. Dan dibayar juga karena dianggap kerja part-time, lumayan, ihihi. Semula conference ini dijadwalkan diadakan bulan Maret 2011, tapi diundur karena bencana gempa dan tsunami.

Sebelum mengikuti conference ini, dalam bayangan saya nanti saya di sana bantu-bantu panitia saja di meja registrasi. Ya sudah, di hari pertama saya datang sesuai waktu yang ditentukan, bantu-bantu nata berkas-berkas di meja registrasi, serta kebagian ngurusin registrasi beberapa peserta dari luar Jepang. Tau-tau sensei bilang ke kami, kalau urusan registrasi di luar udah kelar, masuk saja ke dalam untuk mengikuti conference-nya. Weqs, kok disuruh jadi peserta juga? @.@

Ya sudah, saya pun masuk ke dalam mengikuti conference-nya. Saya bukan salah satu author di conference itu, jadi dalam bayangan saya nanti di sana saya akan mendengarkan presentasi-presentasi dari para author saja, lalu ada sesi tanya jawab, dst. No problem lah, paling roaming saja. Eh ternyata format conference yang ada embel-embel PLoP-nya ini berbeda. @.@

Jadi ada beberapa sesi writers’ workshop dalam AsianPLoP 2011 ini. Ada beberapa grup di tiap sesi dan kita pilih salah satu untuk diikuti. Untungnya ada grup yang berisi orang-orang dari luar Jepang (memakai bahasa Inggris). Jika conference kebanyakan berupa presentasi lalu tanya jawab, maka di conference ini isinya adalah diskusi. Dan yang berdiskusi adalah peserta grup, si author akan lebih banyak diam selama diskusi, cuma ngomong di akhir kalau ada yang perlu diklarifikasi. Setiap peserta diharuskan bicara. Nah lo.

Formatnya begini. Pertama, salah satu peserta diminta menjelaskan dengan singkat paper yang sedang didiskusikan isinya tentang apa. Kedua, tiap peserta diminta menyampaikan pendapatnya tentang apa kelebihan dari paper itu. Ketiga, tiap peserta diminta menyampaikan pendapatnya tentang kekurangan paper itu, dalam artian kekurangan apa yang perlu di-improve, bukan menjatuhkan. Keempat, semua mendiskusikan saran improvement untuk paper tersebut. Selama itu, author hanya duduk di grup itu untuk mendengarkan serta mencatat beberapa poin penting dari diskusi. Jadi tujuan utama dari writers’ workshop ini adalah supaya si author dapat meng-improve paper-nya jadi paper yang lebih baik lagi sehingga nantinya bisa di-submit ke jurnal ilmiah misalnya.

Nah, karena semua peserta grup mesti aktif berpartisipasi, otomatis kita mesti tau dulu isi paper-nya apa. Artinya, mesti baca dulu sebelum diskusi, argh >.< Atau bisa juga dengan bertanya ke penulisnya sebelumnya. Dan artinya lagi jadi ga bisa santai cuma duduk mendengarkan, fufufu. Pusing juga saya sebenarnya karena pattern bukan bidang riset saya. Iya sih tau permukaannya, tapi kalau research paper kan bahasannya sudah ke hal yang lebih mendalam.

Mengingat ga ada persiapan sama sekali dan sejujurnya cukup malas membaca beberapa paper untuk satu sesi, akhirnya saya baca paper-nya secara skimming saja. Dan kebanyakan saya baru paham isi paper itu tentang apa saat ada penjelasan dari salah satu peserta, hihi. Saat diminta menyampaikan pendapat, saya pun ga terlalu banyak ngomong sih. Satu dua kalimat cukuplah, yang penting udah ngomong, hihi.

Kalau saya di posisi author, saya suka dengan format seperti ini, karena ga perlu presentasi, ihihi. Ga dink. Poin pentingnya adalah karena dari conference ini kita sebagai author bisa dapat banyak sekali masukan, plus bisa melihat bagaimana pandangan orang lain terhadap paper kita. Peserta AsianPLoP ini juga kebetulan tidak hanya para author, tapi juga para praktisi. Saya juga kagum sendiri sama beberapa orang yang memang ahlinya di bidang itu tapi mampu berbicara tentang riset dalam bahasa yang lebih manusiawi untuk orang awam macam saya.😛

Kalau di posisi peserta, satu yang bikin males sih emang karena kita dituntut mesti baca dulu paper-nya, hehe. Tapi overall saya merasa format conference ini menyenangkan. Sebagai peserta pun saya rasa lebih mudah memahami paper dari diskusi para non-author, ketimbang mendengarkan presentasi author yang biasanya bahasanya berat dan presentasinya belum tentu menarik.😛 Plus atmosfer diskusinya cukup santai. Di sela-sela break ada games juga kadang.

Saya hanya mengikuti conference ini di dua hari pertama. Hari ketiga saya ada kuliah seharian jadi ga bisa ikut. Hari keempat isinya cuma tour tapi saya tidak ikut karena ada acara lain. Daaan, saya yang tadinya ceritanya part-time sebagai panitia, ternyata cuma kerja di bagian awal itu saja. Porsi saya ikut conference-nya lebih banyak. Lumayan banget, udah ikut conference-nya ga bayar (padahal mestinya peserta bayar :P), dapat pengalaman baru, dapat gaji pula, ihihi.

Each pattern describes a problem which occurs over and over again in our environment, and then describes the core of the solution to that problem, in such a way that you can use this solution a million times over, without ever doing it the same way twice. — Christopher Alexander

11 responses to “Mengikuti AsianPLoP 2011

  1. bhellabhello Thursday, 9 August, 2012 at 12:13

    baru tahu aku, kak, klo conference ada yg begituuuh. itu cuma yang ada embel2 PloP di namanya yah?

    • Reisha Thursday, 9 August, 2012 at 13:14

      sama bhel, baru tau jg waktu itu, hehe. sepertinya conference yang disponsori The Hillside Group semua kayak gitu, kalo yg lain gtw jg deh, hehe. yang aku ikutin di U.S. waktu itu juga standar, presentasi lalu tanya jawab. ini list conference-nya dr wikipedia:

      PLoP: Pattern Languages of Programs
      ChiliPLoP: Southwestern Conference on Pattern Languages of Programs
      EuroPLoP: European Conference on Pattern Languages of Programs
      AsianPLoP: Japanese Conference on Pattern Languages of Programs
      SugarLoafPLoP: Latin American Conference on Pattern Languages of Programming
      VikingPLoP: Nordic Conference on Pattern Languages of Programs
      ScrumPLoP: Conference on Pattern Languages of Scrum

      • bhellabhello Saturday, 11 August, 2012 at 15:20

        PLoP itu macem2 NLP gtu kak topik2 yg diminta?
        itu namanya kocak deh vikingPLoP, mentang2 norway negara viking-ers. lol.

      • Reisha Saturday, 11 August, 2012 at 18:43

        Bukan NLP Bhel, tapi software pattern. Dulu pernah dapet kuliah ttg design pattern ga? Nah design pattern itu salah satunya.

  2. Muhammad Fathinuddin Tuesday, 14 August, 2012 at 15:09

    assalamualaikum mba reisha, bingung nih mau nanya dimana akhirnya nanya di post terbarunya deh hhe

    saya tertarik juga S2 di jepang, saya jurusan SI bisa dibilang adiknya IF hehe, mau minta saran dan tips dari mba nih biar sukses apply beasiswanya hhe
    saya udah baca semua perjalanannya mba dan ingin tahu lebih detail dan mendalam, yang masih saya bingung yaitu pemilihan universitasnya nanti, yaah walaupun baru mau ngambil TA 1 tapi ga masalah kan😀
    mungkin lebih lanjut lewat email kah? email saya fathin.telkom@gmail.com mba, ditunggu yaa🙂

    Muhammad Fathinuddin
    Sistem Informasi 2009
    Institut Teknologi Telkom

  3. A TechnoLedge Blog Wednesday, 22 August, 2012 at 13:17

    Sekarang kak Reisha udah berapa tahun di Jepang nih? Hehe

    • Reisha Monday, 27 August, 2012 at 12:00

      Sudah 2.5 tahun

  4. zakiya Tuesday, 4 September, 2012 at 14:27

    asik yaa kak kuliah di jepang,,..
    kenalin aku zakiya
    aku jugan pengen lah lanjutin s2 di jepang kaya kakak,,
    smoga kesampaian,,
    kakak asli orang bukittinggi???
    aku orang padang panjang lo,,,
    kalo mau nanya2 tentang kuliah di jepang gimana cara nghubungi kaka ya???
    email ku: umzakiya@gmail.com ato twitter ku @umzakiya
    skrang aku masih kulish sems 5 di padang.,

  5. Farah Fitriani Thursday, 20 September, 2012 at 20:51

    kunjungan balik ;D
    mbak Reisha, hontou ni arigatou atas kunjungan ke blog sayaaa, amat sangat membantu!
    saya jadi baca2 blog mbak nih, informatif sekali.
    kapan2 kita ketemu yuk!😀

    • Reisha Friday, 21 September, 2012 at 01:01

      ehehe. boleh2. atau kalau nanti ada acara2 orang indonesia saya kabari insyaallah😀

  6. Nursam Monday, 19 November, 2012 at 09:21

    Assalamu Alaikum…
    Mbak, sy juga pengen banget lanjutin S2 di Jepang
    Tapi sensei-nya bilang sy harus jadi research student dulu, untuk belajar bahasa jepang dan mengikuti tes masuk master. kalo lulus tes, baru boleh lanjut S2😀
    Sy sudah dapat supervisor di Kyushu, sudah diberika LoA juga u/ jd research student and/or
    Bisa berbagi email nggak mbak???
    saya mau curhat nih…🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: