Carving Life with Letters

…menyampaikan pemikiran dan isi hati saat lidah tak mampu berkomunikasi…

Berburu Bunga-Bunga Cantik di Jepang (Part 2): Summer to Autumn

Melanjutkan tulisan sebelumnya, kali ini saya akan cerita tentang bebungaan musim panas dan musim gugur. Yak, bahkan di musim gugur yang sebenarnya identik dengan dedaunan berubah warna itu juga ada bunga-bunga cantik yang sedang bermekaran.

Hydrangea at Hakusan Shrine, Tokyo

あじさい (=ajisai) atau hydrangea, lebih tepatnya tumbuh di peralihan musim semi ke musim panas. Tempat yang terkenal untuk bunga ini di Tokyo adalah di Hakusan Shrine, Bunkyō-ku dengan 文京あじさいまつり (Bunkyō Hydrangea Festival)-nya. Dulu saya kira bunga ini warnanya biru saja, ternyata ada yang berwarna putih dan pink juga. Saya ke sana tanggal 13 Juni dan mereka mekarnya lagi bagus-bagusnya.

Hydrangea, kalau tidak salah bunga ini di Indonesia juga banyak

Iris at Kitayama Park, Tokyo

Masih dari peralihan musim semi ke musim panas, ada bunga 菖蒲 (=shōbu) atau iris. Tanggal 24 Juni saya ke 東村山菖蒲まつり (Higashimurayama Iris Festival). Kebetulan tempatnya di Kitayama Park, cukup dekat dengan tempat tinggal saya sekarang. Bentuknya juga macam-macam ternyata, dan warnanya didominasi putih-biru-ungu. Tapi ada juga yang berwarna kuning walau cuma sedikit. Oia, selain shōbu, ada juga yang menyebut bunga ini ayame, kanjinya sama ternyata.

Iris, bentuknya juga beragam rupanya

Sunflower at Zama, Kanagawa

Nah, ini bunga yang sangat terkenal di musim panas, ひまわり (=himawari) atau sunflower. Ngejar bunga matahari tahun ini emang niat abis, soalnya mesti rela panas-panasan di bawah teriknya matahari summer sambil puasa Ramadhan, jauh pula, hihi. Bunga matahari rata-rata puncak mekarnya di pertengahan atau akhir Agustus, tapi tanggal segitu saya mudik Lebaran. Untungnya di Zama ada 座間ひまわり祭り(Zama Sunflower Festival) di akhir Juli, jadi ada yang bisa saya lihat. Ada 2 field di Zama. Pertama Kurihara Field, festivalnya akhir Juli, dan saya ke sana tanggal 31 Juli. Kedua Zama Field, festivalnya pertengahan Agustus. Zama Field sebenarnya jauh lebih luas, tapi melihat yang di Kurihara Field saja sudah membuat terpukau.

Sunflower, saya mesti bilang WOW lihat mereka sebanyak ituuu

Lotus at Ueno, Tokyo

Musim panas juga waktu mekarnya 蓮 (=hasu) atau lotus. Shinobazu Pond di Ueno adalah salah satu tempat yang dipenuhi oleh bunga ini. Saya sudah coba googling tapi ga nemu informasi kapan mereka mekarnya, huhu. Tanggal 3 Agustus saya coba ke sana, ternyata mayoritas kolam itu masih berwarna hijau. Beberapa bunga ada yang mulai mekar, tapi saya ga nemu yang mekar sempurna. Sayang sekali, huhu.

Lotus, sayang bunganya belum mekar sempurna

Red Spider Lily at Kinchakuda, Saitama

Masuk ke musim gugur, perburuan bunga saya mulai dengan melihat 曼珠沙華 (=manjushage) atau red spider lily di Kinchakuda-Manjushage Park. Taman ini berada di bagian sepanjang Koma River yang bentuknya seperti huruf U kalau dilihat dari atas. Kebetulan di website-nya tiap hari di-update foto bunganya sudah seperti apa, jadi saya bisa memutuskan kapan waktu yang tepat untuk ke sana. Saya ke sana tanggal 5 Oktober. Masyaallah, itu tempatnya luas banget dan semuanya meraaah. Puas banget ke sana walau sendirian. Oia, walau namanya Manjushage Park, di sana ada juga papan nama yang bertuliskan 彼岸花 (=higanbana). Artinya juga red spider lily, tapi saya ga tau deh bedanya apa.

Red spider lily, pertama kalinya saya lihat bumi memerah dengan sangat indah

Cosmos at Showa Kinen Park, Tokyo

Bunga lainnya khas musim gugur adalah コスモス (=kosumosu) atau cosmos. Bunga ini ternyata juga disebut 秋桜 (=akizakura) yang kanji-kanjinya berarti sakura musim gugur, dan memang pas banget. Tanggal 26 Oktober setelah shalat Idul Adha di SRIT saya ngebolang sendirian ke Showa Kinen Park. Terakhir ke sana pas musim semi. Tadinya saya kira si bunga ini hanya ada di satu spot itu saja, ternyata ada di tiga spot. Spot pertama yaitu di area 花の丘 (Cosmos Hill). Ini sepertinya spot yang paling luas dan paling banyak jumlah bunganya. Di musim semi ternyata spot ini tempatnya si shirley poppy bermekaran juga (sayang tidak sempat lihat).

Cosmos, bunga cantik yang menghiasi musim gugur

Spot kedua adalah di 原っぱ東花畑 (Open Field East Flower Garden). Di sini bunganya semua berwarna kuning. Cukup surprise karena saya ingat sekali spot ini waktu musim semi dulu dipenuhi oleh rape blossom dan stock flower. Penataan tamannya memang keren. Jadi mereka menanam beberapa jenis bunga yang waktu mekarnya berbeda di satu tempat, jadi tempat yang sama bisa dinikmati di musim yang berbeda dengan keindahan yang berbeda pula.

Yellow cosmos, ternyata cosmos tidak hanya warna putih-pink-ungu

Spot ketiga adalah di 原っぱ西花畑 (Open Field West Flower Garden). Dan saya juga masih ingat sekali spot ini pas musim semi lalu dipenuhi oleh iceland poppy. Spot ini memang tidak seluas Cosmos Hill, tapi jenis bunganya lebih banyak di sini. Warnanya ada yang kombinasi, bentuknya juga ada yang unik.

Cosmos juga, yang di kiri bentuknya paling berbeda dari yang lain

Dahlia and Rose at Jindai Botanical Garden, Tokyo

Musim semi lalu sebenarnya saya juga mengincar mawar di Jindai Botanical Garden, Chofu, tapi tidak sempat ke sana. Saya lihat fotonya Nova, mawarnya lebih banyak dibanding di Kyu-Furukawa Gardens. Untungnya dalam setahun Rose Festival itu ada 2x, yakni pas musim semi dan musim gugur, jadi di musim gugur saya coba ke sana. Tanggal 27 Oktober saya bersama Nova dan Sre pergi ke sana untuk melihat 秋のバラフェスタ (Autumn Rose Festival). Begitu masuk, kami menemukan ada taman ダリア (=daria) atau dahlia. Mampir dulu deh ke sana. Tempatnya tidak terlalu luas, tapi ada berbagai jenis dahlia di sana, dengan berbagai ukuran dan warna bunga.

Dahlia, di Indonesia sebenarnya juga banyak

Setelahnya barulah kami menuju kebun ばら (=bara) atau rose. Mawar di Jindai Botanical Garden ini memang jauh lebih banyak dibanding di Kyu-Furukawa Gardens, tapi kata Nova yang mekar tidak sebanyak waktu musim semi. Waktu di Kyu-Furukawa Gardens saya sempat ngobrol dengan seorang kakek-kakek, dan kata beliau mawar di musim gugur lebih kecil dari pada di musim semi. Jadi, saya simpulkan memang lebih bagus menikmati mawar saat musim semi.

Rose, mereka tidak hanya mekar di musim semi tapi juga di musim gugur

***

Itulah bunga-bunga yang saya buru sepanjang tahun 2012 ini. Sebenarnya ada beberapa bunga yang terlewat seperti wisteria, lily, dan false anemone. Nyesal banget melewatkan 藤 (=fuji) atau wisteria karena bunganya cantik dan unik, sementara tahun depan udah keburu pulang ke Indonesia.

Dipikir-pikir sebenarnya bunga-bunga tropis kita di Indonesia lebih banyak jenisnya dan juga ga kalah cantiknya. Tapi jarang kali ya bunganya ditanam dalam jumlah yang banyak dalam satu area. Kelebihan bunga-bunga di Jepang ini menurut saya ya itu, bunganya ada banyaaak banget jumlahnya dalam satu tempat, sudah ibarat karpet atau lautan bunga saat semuanya bermekaran (didukung dengan promosi yang gencar dan info yang lengkap di website). Namun, sedikit ataupun banyak, bunga-bunga memang selalu indah. Penciptanya pastinya Maha Indah.🙂

Flowers whisper “Beauty!” to the world, even as they fade, wilt, fall. — Dr. SunWolf

8 responses to “Berburu Bunga-Bunga Cantik di Jepang (Part 2): Summer to Autumn

  1. Hicha Aquino Wednesday, 14 November, 2012 at 15:58

    Uwaaa.. Keren2 ceu!
    Saya malah cuma taunya bunga mawar, melati, sama matahari doang nih.. (jadi meragukan sisi ke-perempuan-an sendiri. Haha).

    Bikin tertarik buat ngeliat2 “karpet” bunganya.. ♪( ´▽`)

    • Reisha Wednesday, 14 November, 2012 at 23:26

      Ahaha, kan saia juga baru tau di tahun ketiga di sini. Kemana aja saia 2 tahun sebelumnya, fufufu. Sok ceu, cari lah di Kobe ada bunga di mana aja.. Di taman2 at least :p

  2. deapratini Monday, 21 January, 2013 at 00:27

    haduhhh, jadi pengen foto di tengah-tengah setiap padang bunga itu Sha…:0

  3. evita Wednesday, 10 April, 2013 at 12:13

    huuuaaaaa….
    tu bunga indah banget.
    emang di Indonesia banyak bunga, tapi tak banyak yang tau, paling paling putri malu

  4. Rida Thursday, 11 April, 2013 at 12:53

    Wah… pasti keluar banyak duit nih klo mau jalan-jalan kaya mbaknya😀

  5. デリシア Heartfilia Sunday, 14 April, 2013 at 11:37

    Yamabuki kok ga masuk?

    • Reisha Sunday, 14 April, 2013 at 23:38

      cuma posting mana yg ditemuin

  6. Sani Friday, 23 August, 2013 at 14:45

    Subhannalloh Ooooowwwh disini bunganya yaaaa love the flowers ….wuuuaaaaaa suka sekaliiii thanks yaaa Reisha🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: