Carving Life with Letters

…menyampaikan pemikiran dan isi hati saat lidah tak mampu berkomunikasi…

Main ke Tokyo Disney Resort

Saat ini terdapat 5 Disney resort di seluruh penjuru dunia, yakni Disneyland Resort (California) dan Walt Disney World Resort (Florida) di U.S., Tokyo Disney Resort di Jepang, Disneyland Paris di Prancis, dan Hong Kong Disneyland Resort di Hongkong. Plus Shanghai Disney Resort di Cina yang akan dibuka beberapa tahun lagi. Mumpung tinggal di Tokyo, menurut saya Tokyo Disney Resort layak sekali untuk dikunjungi, hehe.

Walaupun namanya ada embel-embel Tokyo-nya, secara administratif Tokyo Disney Resort berada di Chiba, prefektur tetangganya Tokyo. Dari Tokyo tinggal naik kereta ke Maihama Station, lalu lanjut dengan monorail yang Disney banget. Ada 2 pilihan theme park yang bisa dikunjungi: Tokyo Disneyland dan Tokyo DisneySea.

Tokyo Disneyland

Cinderella Castle di Tokyo Disneyland

Saya rasa Disneyland di mana-mana isinya mirip. Bisa dilihat langsung di websitenya di dalamnya seperti apa. Katanya hiburan di Tokyo Disneyland lebih banyak sasarannya untuk anak-anak, walaupun setelah mencoba beberapa atraksi menurut saya ga segitu anak-anaknya. Keluarga yang bawa anak-anak biasanya lebih memilih ke Tokyo Disneyland. Tapi menurut saya kalau Anda lebih suka melihat parade karakter-katakter Disney, tempatnya adalah di Tokyo Disneyland ini. Siap-siap juga liat cewe-cewe yang histeris lebay teriak pas Mickey dan Minnie lewat.😆

Selama di sini saya sudah 2x pergi ke Tokyo Disneyland. Kali pertama adalah tanggal 3 Februari 2011. Kunjungan pertama ini kurang memuaskan buat saya, karena: pertama, saya lupa bawa kamera (bodohnyaaa), kedua, banyak atraksi yang tutup karena sedang renovasi (huuuu). Ditambah lagi saat itu kami kesiangan sampai di sana. Akhirnya yang benar-benar saya nikmati cuma paradenya. Kali kedua adalah tanggal 24 November 2011. Kunjungan kedua ini sengaja saya pilih saat Christmas event, soalnya saya mau lihat Tokyo Disneyland yang dihiasi pernak-pernik Natal, bukan yang “plain” seperti yang saya lihat sebelumnya. Nah yang kali ini puas banget, karena kamera udah ga kelupaan lagi (haha), banyak atraksi seru yang berhasil dicoba (yaaay), dan Tokyo Disneyland terasa lebih wah dengan dekorasi Natal.

Tokyo DisneySea

Mount Prometheus di Tokyo DisneySea

Kalau Disneyland juga ada di negara lain, DisneySea kabarnya satu-satunya di dunia. Katanya hiburan di Tokyo DisneySea sasarannya lebih banyak untuk orang dewasa. Atraksi yang menantang lebih banyak soalnya dibanding di Tokyo Disneyland. Makanya kebanyakan orang dewasa kalau disuruh memilih salah satu, pada milih Tokyo DisneySea ketimbang Tokyo Disneyland. Dari segi bentuk bangunan-bangunannya menurut saya Tokyo DisneySea juga lebih menarik, hanya saja Disney Castle tidak ada di Tokyo DisneySea, adanya di Tokyo Disneyland. Jadi enakan coba datengin dua-duanya sih ketimbang salah satu aja, hihi.

Saya pun dulu pertama kali ke Tokyo Disney Resort mainnya ke Tokyo DisneySea. Waktu itu tanggal 14 September 2010, pas Halloween event. Karena temanya Halloween, maka banyak dekorasi Halloween juga di sana. Bagus deh, dan puas juga waktu itu. Banyak atraksi yang dicobain dan sempat sekali dikasih FASTPASS sama orang Indonesia pas lagi antri di suatu atraksi, jadi bisa langsung masuk deh tanpa antri lama. Hoki pisan. Tanggal 23 September 2011 saya ke Tokyo DisneySea lagi nemenin temen yang lagi ke Tokyo. Tapi kunjungan kedua ini ga seberuntung kunjungan pertama. Saat itu hari libur, jadi ramai banget. Antrian atraksi yang seru lamanya juga gila-gilaan, ada yang sampai 2 jam malah. Gile aje. Kitanya juga kesiangan sampai sana.

Beberapa Tips

Saya ga akan tulis cerita saya sampai detail di sini, soal jam berapa ke sana, lihat apa saja, dsb. Saya mau coba tulis tips berdasarkan pengalaman saya beberapa kali ke Tokyo Disneyland dan Tokyo DisneySea.

Seharian, Bukan di Hari Libur

Hari libur, manusia semua -_-“

Kalau mau puas, pastinya mesti seharian mainnya. Area Tokyo Disneyland ataupun Tokyo DisneySea itu luas sekali, kalau mau dijelajahi semuanya jelas butuh waktu banyak. Selain itu kalau mau coba atraksi yang seru, biasanya antriannya juga panjang, rata-rata sejam mungkin. So, khususkan waktu Anda sehari penuh untuk ke sana.

Kalau jadwal Anda memungkinkan, lebih baik ke sana di hari kerja. Di hari kerja saja biasanya di sana ramai, apalagi saat weekend atau tanggal merah. Saya sendiri cuma sekali ke sana di hari libur, yakni pada kunjungan kedua ke Tokyo DisneySea. Dan bener-bener deh manusianya buanyak banget.

Antrian beli tiket

Datang Lebih Pagi

Jika Anda beli tiket langsung di sana di hari-H, lebih baik datang lebih pagi ke sana. Antrian tiket masuk di Tokyo Disney Resort selalu panjang, bahkan sebelum jam buka itu antriannya sudah ada. Sebenarnya antrian di Jepang masih lebih manusiawi sih, lagi pula loketnya banyak dan pelayanannya cepat. Tapi kalau bisa datang lebih awal tentunya Anda bisa mengurangi waktu yang terbuang untuk antri tiket.

Hingga Malam Hari

Fantasmic! show di Mediterranean Harbor, Tokyo DisneySea

Seharian di sana bukan berarti cukup dari pagi sampai sore, tapi sampai malam! Di malam hari banyak hal menarik yang bisa dilihat dan lighting malam hari suasananya juga berbeda. Ada kembang api juga. Di Tokyo Disneyland biasanya ada electrical parade di malam hari, yakni parade karakter Disney tapi penuh lampu warna-warni. Lighting castle-nya juga bagus. Di Tokyo DisneySea juga ada pertunjukan seru di Mediterranean Harbor yang sayang sekali kalau dilewatkan.

Tapi saran saya jangan di sana sampai benar-benar tutup juga, kecuali Anda tinggalnya dekat sana. Pertama, Anda perlu memperhitungkan waktu yang dibutuhkan untuk perjalanan pulang. Kedua, stasiun kereta pasti penuh sekali karena pengunjung yang jumlahnya ribuan itu juga mau pulang semuanya.

Bersama dekorasi Halloween

Special Event

Tokyo Disney Resort lebih recommended dikunjungi saat ada event khusus di sana. Pertama, banyak dekorasi cantik di sana. Kedua, biasanya ada atraksi atau parade spesial saat event itu yang tidak ada di hari lain. Special event yang saya maksud seperti Halloween (sekitar bulan September-Oktober), Christmas (sekitar bulan November-Desember), Anniversary, dll.

Special Price Ticket

Beberapa tiket dengan harga berbeda

Jika Anda beli tiket untuk dewasa dan untuk seharian, maka harga 1-Day Passport yang normal ke Tokyo Disneyland ataupun Tokyo DisneySea adalah ¥6,200. Tapi ada masanya juga Tokyo Disney Resort mengeluarkan tiket dengan harga yang lebih murah untuk jangka waktu tertentu. Sebagai contoh, saya pernah dapat Campus Day Passport (khusus pelajar) seharga ¥4,500 dengan menunjukkan student card. Kemudian pernah juga dapat Shuto-ken Weekday Special Passport (khusus warga Tokyo) seharga ¥5,200 dengan menunjukkan alien registration card. Nah kalau Anda ingin ke sana dengan harga tiket yang lebih murah, silakan rajin-rajin memantau iklan atau websitenya.😀

FASTPASS dan Batas Tinggi

Contoh FASTPASS dan kode batas tinggi minimum

Untuk mengurangi waktu antrian Anda untuk mencoba suatu atraksi, FASTPASS adalah jawabannya. FASTPASS bisa diambil di mesin-mesin yang ada di dekat atraksi tertentu dengan men-scan barcode di tiket masuk Anda, jadi tiket masuknya jangan sampai rusak apalagi hilang. Dalam rentang waktu tertentu Anda cuma bisa mengambil satu FASTPASS, jadi silakan atur strategi kapan ambil FASTPASS dan kapan ikutan antrian biasa. FASTPASS lumayan cepat juga habisnya, jadi jangan terlalu berharap juga seharian bisa dapat banyak FASTPASS, hehe.

Buat Anda yang mau memilih atraksi yang seru dan lumayan memacu adrenalin *halah*, pilihlah atraksi yang ada batas tinggi minimumnya. Di guide map-nya ada keterangannya. Tapi ya gitu deh, yang seru-seru itu antriannya selalu panjang.😀

Bekal dan Perlengkapan

Lesehan nonton parade

Kalau ga mau keluar banyak duit untuk jajan mending bawa bekal makan siang, huehe. Apalagi buat muslim mungkin agak susah nemu makanan berat yang bisa dimakan. Bisa menghemat waktu Anda juga dari antrian beli makanan. Untuk perlengkapan, jangan lupa bawa kamera, huehe. Terus bawa tikar plastik kecil untuk alas duduk juga bagus, untuk dipakai saat menonton parade. Saat musim sudah dingin, sekitar bulan November sampai Maret mungkin ya, kalau mau sampai malam, jelas Anda butuh jaket yang hangat, syal, sarung tangan, dsb. Di musim itu malam hari dingin sekali dan berangin di sana. Orang Jepang kadang bawa selimut kecil malah, niat abis, haha.

Shalat

Shalat di tempat terbuka, tak lama kemudian ada yang lewat, hihi

Buat yang muslim, udah hore-hore di sana jangan sampai lupa shalat, hehe. Bawa perlengkapan shalat jelas mesti, karena di sana jelas tidak ada mushala.😛 Untuk nyari tempat shalat mungkin agak susah di sana. Hampir tidak ada tempat yang selalu sepi, jadi pede aja shalat kalau-kalau dilihat orang. Sambil jalan muter-muter, pasang mata aja memantau tempat mana yang kira-kira berpotensi untuk dipakai shalat. Dulu di Tokyo DisneySea lumayan pewe shalat di mercusuar di American Waterfront. Atau kalau ga deket kursi-kusi yang disediakan untuk duduk istirahat.

What ever you do, do it well. Do it so well that when people see you do it they will want to come back and see you do it again and they will want to bring others and show them how well you do what you do. — Walt Disney

8 responses to “Main ke Tokyo Disney Resort

  1. Gita Diani Astari Sunday, 25 November, 2012 at 12:50

    Awesome! Harus belajar pede shalat di tempat terbuka ya kalo main ke luar negeri in which Islam is a minority. Noted! ;D

    • Reisha Sunday, 25 November, 2012 at 22:26

      Betul sekali. Tapi sisi positifnya sedikit banyak kita ngenalin Islam sama mereka🙂

  2. Tazy Monday, 26 November, 2012 at 03:40

    Inspiring cerita di akhirnya… Kereeenn… Reishaaaa.. Aku juga mauuu ke Disneyland Tokyooo, kyaaaa… BUZZ LIGHTYEAR!!😛

    • Reisha Monday, 26 November, 2012 at 12:17

      Ayo ayo ke Tokyo Tazy😀

  3. Ari Tuesday, 12 February, 2013 at 01:28

    hope i can be there… one day… just one day…

  4. theo Thursday, 14 February, 2013 at 13:16

    aaakh tokyo, pengen banget kesana. tapi ga tau kapan yah😦

    Pest Control

  5. Agustaf Sunday, 5 May, 2013 at 21:14

    Masih bisa menyempatkan shalat walaupun dengan keterbatasan yang ada disana. Suatu hal yang bisa diambil dr cerita diatas adalah tidak ada alasan buat kita untuk tidak melakukan shalat!! nawaitu. that’s awesome. salam kenal

  6. Melisa Chandra Wednesday, 2 December, 2015 at 23:22

    Kerreeennn… terakhir saya beli tiket nya dulu di indo, beli dengan Kenikura Tour, tiketnya udah bisa langsung dipake masuk ga usah tuker apa-apa lagi jadi ga usah antri beli tiket.. semoga membantu

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: