Kenapa Jepang?

Sakura, the cherry blossom

“どうして日本に勉強していますか? Kenapa belajar di Jepang?”. Itu salah satu pertanyaan yang cukup sering ditanyakan di kelas bahasa Jepang. Bingung juga menjawabnya dengan bahasa Jepang yang pas-pasan. Biasanya saya jawab asal-asalan saja, semisal karena dapat beasiswa ke sini atau karena mau mengambil pendidikan master ke sini. 😀

Sebagian orang mungkin memang ingin sekali ke Jepang karena suka budaya Jepang, atau suka anime/manga/J-dorama, dan sejenisnya. Saya agaknya tidak masuk kategori itu. Saya juga tidak begitu kenal dengan Jepang sebelum saya ke sini. Kenapa pilihannya akhirnya jatuh ke Jepang, itu karena sejumlah pertimbangan. Atau mungkin Allah mengaminkan karangan saya di kelas bahasa Inggris waktu SMA dulu. Saat itu disuruh menulis dari salah satu topik yang tersedia. Dari sekian topik yang ada, waktu itu saya rasa yang gampang dikarang buat saya adalah topik terkait study abroad, dan saya memilih Jepang saat itu.

Continue reading “Kenapa Jepang?”

Advertisements

Teruntuk Pemburu Beasiswa Monbukagakusho (esp.) untuk Lulusan SLTA

Sudah satu tahun lebih tulisan saya tentang pengalaman hunting beasiswa Monbukagakusho Research Student, sudah banyak pertanyaan yang saya terima, entah via komen di blog ini, email, ataupun media lainnya. Selagi bisa saya jawab, insyaAllah saya jawab. 🙂

Tapi satu hal yang cukup membuat saya kewalahan adalah pertanyaan seputar beasiswa Monbukagakusho yang untuk lulusan SLTA. Ada 2 poin penting yang ingin saya garis bawahi di sini.

  • Saya mendaftar untuk program Research Student (S2/S3), bukan untuk lulusan SLTA (D2/D3/S1).
  • Proses antara program Research Student dan program yang untuk lulusan SLTA prosesnya sangat berbeda, dan saya tidak tahu sama sekali perihal proses yang untuk lulusan SLTA.

Itu kabar buruknya. Mohon maaf ya kalau saya tidak bisa bantu jawab kebingungan adik-adik (caelah :P) lulusan SLTA.

Continue reading “Teruntuk Pemburu Beasiswa Monbukagakusho (esp.) untuk Lulusan SLTA”

Dari Research Student ke Master Student

Hai blog, lama ga ketemu. Sini sini, kita main lagi 😀 Kan udah saya ganti tampilan kamu *halah* (haduh haduh maaf, paragraf ga penting). Langsung saja.

Alhamdulillah mulai academic year 2011 di spring/summer semester ini saya sudah mulai masuk program master di Dept. of Computer Science and Engineering, Waseda University. Selama 1 tahun sejak kedatangan saya di Negeri Sakura ini, saya berstatus research student.

Masa-Masa Research Student

Sebenarnya secara garis besar apa yang saya alami selama menjadi research student sama saja dengan yang saya tulis di tulisan ini (lihat bagian: Setelah Seleksi). Jadi by default, saat dinyatakan sebagai salah satu penerima beasiswa MEXT, status si penerima adalah research student. Kecuali jika si penerima sudah diterima masuk master/doctoral program, maka ia bisa ‘upgrade‘ statusnya jadi master/doctoral student.

Saya pribadi baru masuk master program setelah 1 tahun jadi research student. Sebenarnya tidak mesti 1 tahun. Ada teman saya yang setelah 6 bulan sudah lulus ujian masuk master.

Continue reading “Dari Research Student ke Master Student”

Next Step: Master Student

22 November 2010 lalu saya menyerahkan berkas-berkas pendaftaran untuk master admission di sini. Di Dept. of Computer Science and Engineering (情報理工学専攻), Graduate School of Fundamental Science and Engineering (基幹理工学研究科), Waseda University (早稲田大学). Deadline pendaftarannya 3 Desember 2010, dan hasilnya akan diumumkan pada 22 Desember 2010, yang mana jatuh pada hari ini. 😀

Tadi pagi saya berangkat ke kampus dengan “sedikit” rasa deg-degan ke kampus. Ada presentasi di salah satu kelas bahasa Jepang saya. Beres kelas tersebut, shalat, dan makan siang, saya segera menuju graduate school office untuk menanyakan di manakah saya bisa melihat hasil seleksi master admission. Akhirnya mbak-mbak office-nya nyuruh nunggu, trus ntah ngapain pas saya nunggu, lalu setelah beres mbaknya datang bawa satu amplop coklat gede. Berbicaralah si mbaknya dalam bahasa Jepang, ntah apa, yang saya tangkap cuma beberapa kata: おめでとう, something-ください, dan something-ください, haha. Saya cuma bisa mengira-ngira, tapi sepertinya sih si mbak nya bilang: selamat kamu diterima, ada berkas-berkas di sini yang mesti kamu isi, dan jangan lupa mengurus perpanjangan beasiswa. 😛

Continue reading “Next Step: Master Student”

Epilog: Counting Down to April 1st, 2010

Februari 2009, bisa dibilang titik di mana saya mulai berpikir untuk mendaftar beasiswa Monbukagakusho. Maret 2009, saya mulai mencari-cari info dan menunggu-nunggu pendaftaran dibuka di website kedubes Jepang. [informasi beasiswa]

21 April 2009, saya baca email di milis bahwa pendaftaran beasiswa Monbukagakusho sudah dibuka sejak sehari sebelumnya. Saya harus menyiapkan segala persyaratan dalam kurun waktu kurang dari satu bulan. [seleksi dokumen]

8 Juli 2009, saya diberi tahu bahwa saya lulus seleksi dokumen, dan berikutnya harus mengikuti tes tertulis dan wawancara. 13 Juli 2009 jadwal [tes tertulis] saya, dan 17 Juli 2009 jadwal [wawancara] saya.

31 Juli 2009, saya diberitahu bahwa saya lulus ke tahap berikutnya. Saya harus menyiapkan lagi semua berkas yang dibutuhkan. [secondary screening]

28 September 2009, saya menerima Letter of Acceptance (LA) dari Profesor Fukazawa Yoshiaki, Graduate School of Fundamental Science and Engineering, Waseda University. [hunting for LA]

Continue reading “Epilog: Counting Down to April 1st, 2010”